![]() ![]() |
| Foto: (Rif) |
JEMBER – Pemerintah Kabupaten Jember menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jatim, yang akan di selenggarakan tanggal 1-6 Nopember 2016 yang di ikuti oleh 38 kabupaten/kota.
Menurut Kepala Seksi Olahraga Kantor Pemuda dan Olahraga (Kanpora) Jember, Penta Satria bahwa persiapan untuk Popda di Jember sudah lebih dari 50% dan untuk persiapan atlitnya sudah 100%. Selasa(26/7/2016).
“Untuk persiapan menjadi tuan rumah Popda sudah lebih dari 50% yang sudah bekerjasama dengan Dinas Pendidikan, untuk memakai Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Sumbersari, Patrang, dan Kaliwates sebagai Asrama Atlit dari 38 kabupaten/kota Se Jawa Timur dan untuk para 250 atlet kita sudah siap 100% dari 14 Cabor,” tandasnya.
Ditambahkannya, bahwa dalam Popda di Jember melombakan 14 Cabor. Yakni, atletik, renang, bola voli, sepak bola, basket senam dan panahan. Selain itu, sejumlah cabor lainnya seperti pencak silat, karate, gulat, sepak takraw, tenis meja, tenis lapangan, serta bulu tangkis, juga dilombakan dalam event tersebut.
“Nanti semua nomor pada cabor yang dilombakan, akan diikuti oleh atlet Jember. Termasuk untuk cabor yang pada Popda sebelumnya tidak kita ikuti,” jelas Penta.
Ditambahkannya, bahwa menargetkan masuk 10 besar dari 38 Kabupaten/Kota yang menjadi peserta pada acara Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jawa Timur yang akan di laksanakan tahun ini.
“Popda 2012 lalu, kita peringkat 24, pada 2014 peringkat 18. Untuk Popda tahun ini, kita menargetkan masuk 10 besar,”tambahya.
Menurutnya, sejumlah atlet telah disiapkan untuk mengisi cabor yang merebutkan banyak nomor. Diantaranya, renang, atletik, senam dan panahan.
“Untuk senam misalnya, pada Popda sebelumnya kita hanya mengikuti nomor gymnastic. Padahal ada nomor artistic yang menyediakan banyak medali,” tandasnya.
Penta meyakini sejumlah kabupaten maupun kota yang mengikuti Popda nantinya hanya terfokus pada cabor yang popular, seperti sepak bola, bola volley dan basket. Sehingga untuk cabor yang kurang popular, hanya diikuti oleh sedikit peserta.
“Contohnya panahan, pada cabor ini hanya ada 6 kabupaten yang menyiapkan atlet. Dan peluang ini yang akan kita maksimalkan,”pungkasnya. (rif)














