Jember, Radar-X.net– Kepedulian terhadap anak yatim dan masyarakat kurang mampu terus ditunjukkan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lembaga Swadaya Masyarakat Komunitas Pemantau Korupsi (LSM KPK). Tidak hanya menjalankan aktivitas kelembagaan, organisasi tersebut juga secara konsisten menggelar berbagai kegiatan sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Pada Jumat pagi, 4 September 2026, DPP LSM KPK kembali menyalurkan bantuan sembako berupa beras kepada anak yatim dan kaum duafa. Dalam kegiatan tersebut, bantuan yang disalurkan mencapai sekitar 2 ton beras.
Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari agenda sosial rutin yang dilaksanakan setiap pekan. Bantuan tersebut berasal dari kepedulian para donatur yang kemudian disalurkan melalui Yayasan AR-ROYA (Laskar Peduli Yatim dan Duafa), sebuah yayasan yang menurut DPP LSM KPK didirikan oleh LSM KPK.
Ketua Umum DPP LSM KPK, Subhan Adi Handoko, SH., MH., mengatakan bahwa kegiatan sosial tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan sudah menjadi bagian dari komitmen organisasi untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Hari ini Jumat (4/9/2026) pagi, kami menyalurkan santunan rutin setiap hari Jumat terhadap yatim dan duafa. Sebagian sumbangan ini berasal dari para donatur yang dititipkan melalui Yayasan AR-ROYA (Laskar Peduli Yatim dan Duafa), yang mana AR-ROYA ini pendirinya adalah LSM KPK,” ujar Subhan.
Menurut Subhan, kegiatan sosial yang dilakukan DPP LSM KPK memiliki beberapa agenda dengan waktu pelaksanaan yang berbeda. Untuk kegiatan mingguan, pihaknya fokus pada pemberian bantuan sembako, khususnya beras kepada yatim dan duafa.
Sementara itu, kegiatan bulanan diarahkan pada pembangunan maupun perbaikan rumah layak huni bagi masyarakat yang kondisi ekonominya kurang mampu. Sedangkan untuk agenda tahunan, pihaknya memiliki program pemberian bantuan berupa kambing kepada anak yatim.
“Kami juga punya agenda sosial mingguan, bulanan dan tahunan. Mingguan yaitu santunan sembako berupa beras, bulanan pembangunan rumah layak huni, sedangkan tahunan yaitu santunan 80 kambing untuk 80 anak yatim,” jelasnya.
Subhan menyebut, rangkaian kegiatan sosial tersebut telah berjalan selama kurang lebih enam tahun. Konsistensi tersebut, menurutnya, tidak terlepas dari dukungan para donatur serta pihak-pihak yang ikut membantu sehingga program dapat terus berjalan.
“Alhamdulillah sudah enam tahun berjalan dan sampai saat ini masih istiqomah. Kami berharap apa yang kami lakukan ini bisa terus memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya saudara-saudara kita yang memang membutuhkan,” ungkapnya.
Bagi penerima bantuan, kehadiran program tersebut dinilai cukup membantu, terutama untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Salah seorang penerima bantuan mengaku bersyukur masih ada pihak yang memberikan perhatian kepada masyarakat kurang mampu.
“Kami sangat berterima kasih kepada DPP LSM KPK dan para donatur yang sudah memberikan bantuan. Beras ini sangat membantu untuk kebutuhan makan sehari-hari. Semoga kebaikan dan kepedulian seperti ini terus berlanjut dan semua yang membantu diberikan kesehatan serta rezeki yang lebih banyak,” tutur salah seorang penerima bantuan.
Selain penyaluran sembako, kegiatan sosial DPP LSM KPK juga menyasar kebutuhan tempat tinggal masyarakat kurang mampu. Program pembangunan rumah layak huni menjadi salah satu agenda yang dilakukan secara berkala sebagai upaya membantu warga agar dapat memiliki tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman.
Kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kepedulian sosial dapat dilakukan secara berkelanjutan. Bantuan yang diberikan mungkin terlihat sederhana, namun bagi masyarakat penerima, bantuan kebutuhan pokok dapat memiliki arti penting dalam memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari.
Dengan mengandalkan dukungan para donatur dan kepedulian berbagai pihak, DPP LSM KPK berharap agenda sosial tersebut dapat terus berjalan dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan di Kabupaten Jember dan sekitarnya.
(Zen)














