BeritaPeristiwa

Dua Bocah SD, Mabuk Bunga Kecubung

×

Dua Bocah SD, Mabuk Bunga Kecubung

Sebarkan artikel ini
Dua Bocah SD, Mabuk Bunga Kecubung
Korban Saat Di RS. (David) 
BANYUWANGI – Polsek Glenmore, mengamankan dua pelajar SD desa karangharjo, Kamis (06/10/2016).
Dua bocah itu, harus di larikan ke rumah sakit terdekat, dan orang tua melaporkan kejadian ini ke pihak  Polsek untuk di selidiki kasus yang menimpa bocah malang tersebut. Di duga kedua siswa itu, mabuk bukan lantaran mengonsumsi miras ataupun ganja, tetapi mabuk karena bunga kecubung.
Menurut Kapolsek Glenmore, AKP Mujiono, membenarkan adanya laporan tersebut. Dia mengatakan, efek samping dari kopi di campur bunga tersebut cukup berbahaya bagi tubuh manusia sehingga mengakibatkan kedua siswa dengan inisial Zk (8) dan Ad (10) kelas 2 dan 4 SD, mabuk teler seperti mengkonsumsi miras.
“Keduanya ini mengonsumsi air rebusan dari buah kecubung yang di campur kopi yang menyebabkan keduanya dalam keadaan mabuk berat, dan tidak bisa mengontrol dirinya hingga harus dibawa ke Rumah sakit bakti Husada krikilan,” ungkap kaPolsek, Kamis (6/10/2016).
Dari kronologisnya, sekitar Pukul 08.00 WIB, bocah ini mengonsumsi kopi yang di duga di kasih temannya, yang masih duduk SMP, kedua orang tua melihat anaknya kejang-kejang dan teler. Mereka bertingkah laku aneh dan bertingkah tidak seperti biasanya, akibat kejadian tersebut orang tua dari korban langsung dirujuk ke RS terdekat.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Radar-X, dr. Syaiful, selaku Kepala menejemen, membenarkan adanya korban akibat keracunan kecubung. Namun, pihak Rumah Sakit tidak bisa memberikan penjelasan lebih dengan alasan tidak berani, karena privasi pasien dan pihak pegawai RS mengatakan keluarga tidak mau di temui, atau di wawancarai media”. Ungkapnya. (david firmansyah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page