Penertiban Dishub LLAJ di Gowa Diduga Syarat Pungli

0
1

GOWA, RADAR-X.net – Swiping Dishub (Dinas perhubungan) Kabupaten Gowa terhadap kendaraan angkutan barang roda empat di jalan poros Panciro diduga Pungli.

Pasalnya, salah satu supir berinisial R yang ditemui awak media di TKP jalan poros panciro ini diprotes terkait operasi penertiban Kartu uji kendaraan bermotor oleh Oknum petugas Dishub kab Gowa dan menuai kecaman yang diduga syarat Pungli (pungutan liar), Sabtu (26/6/21).

“Ya pak saya heran kenapa kendaraan saya diperiksa sementara muatan kendaraan saya kosong,” kata R

Sesuai pantauan media di lapangan, operasi gelap yang dilakukan oleh petugas Dishub ini juga menyalahi ketentuan UU no 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan. Dimana diatur bahwa setiap penertiban Dishub LLAJ harus didampingi Polisi sat lantas (satuan lalu lintas) Polres setempat.

Namun indikasi bahwa Operasi penertiban Dishub LLAJ Kab Gowa yang di jalan poros Panciro Gowa tidak didampingi oleh petugas pol lantas dan ini mengundang reaksi para supir truk yang hendak melintas di jalan.

Baca Juga:  Irwansyah Nasution: HNSI Batu Bara Seharusnya Lokomotif Perubahan Gaya Hidup Nelayan Tradisional Ke Industri

Hal ini juga diucapkan narasumber inisial F salah satu pengendara roda empat jenis pick up yang sempat bertanya kepada petugas Dishub.

“Swiping apa ini pak?,” ucap R kepada petugas. “Iya ini operasi penertiban Kartu uji kendaraan,” jawab petugas.

R yang tidak mau disebutkan identitasnya melalui Oknum petugas mengaku setor dana Plus kepada oknum petugas Rp. 20rb dan ada juga setor hingga 50rb supaya dibebaskan dan besar kemungkinan ada lagi korban selanjutnya.

Firdaus yang menjabat kadis (kepala dinas) Dishub Kab Gowa saat dikonfirmasi lewat sambungan celularnya sedang diluar jangkauan hingga berita ditulis belum ada klarifikasinya.

(Muldani)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.