

Hal senada dengan Kasdi salah satu pekerja proyek ini, dirinya mengaku hanya bertemu sama seseorang tadi pagi.
“Pak Feri tadi pagi kesini cuma ngasih uang makan untuk pekerja, ngobrol disini sebentar lalu pergi lagi,” Jawabnya, saat ditanya siapa nama pengawas/mandornya.
Masih di lokasi proyek, perihal Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Pengawas Proyek, Waryono selaku Ketua DPC LSM PENJARA INDONESIA mengatakan, dirinya merasa heran dan prihatin akan hal ini.
“Saya selaku Ketua LSM Penjara Indonesia agak miris melihat proyek yang dibiayai oleh negara koq seperti ini, tanpa pengawasan dan Informasi Publik,” tukas Waryono dengan nada tinggi.
Saat itu juga Waryono menanyakan hal tersebut kepada Didi Masyudi, Ketua PAC Anjatan di salah satu Partai, dirinya berkilah bahwa hal itu juga tidak tahu siapa pemilik pekerjaan itu.
“Saya hanya penerima manfaat saja, coba cari saja Pimpronya di lokasi Proyek, kalau panjangnya 550 meter mas.” Ujar Via melalui sambungan seluler.
“Pekerjaan ini susah dipantau masyarakat, karena tidak ada plang nama, jumlah anggaran, nama perusahaan, saya akan cari tau, siapa yang mengerjakan proyek ini, karena dikerjakan asal jadi dan akan saya laporkan ke Pemkab Indramayu,” Pungkas Waryono.
Hingga berita ini ditayangkan, belum terkonfirmasi siapa penanggung jawab proyek tersebut.
(Her/Nas)














