![]() ![]() |
| (Foto: Dok. radar-x.net) |
JEMBER – Konflik di tubuh Partai Hanura Kabupaten Jember berakhir dengan digelarnya musyawarah cabang di Surabaya. Isa Mahdi akhirnya ditetapkan sebagai ketua terpilih menggantikan Zainal Laili.
Sekretaris DPD Partai Hanura Jatim Idrus Alwi menyatakan, DPD Hanura Jatim menjadi penyelenggara Muscab Hanura Jember. “Penyelenggaraan ini sudah sesuai anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD ART) Partai Hanura,” kata Idrus dalam sambutannya, Sabtu (23/7).
Dijelaskannya, AD ART mengatur penyelenggaraan muscab bisa dilakukan oleh kepengurusan setingkat dia atas. Dalam kasus Hanura Jember, DPD Hanura Jatim menjadi penyelenggaranya. Sebelumnya, rencana Muscab II DPC Partai Hanura Jember pada tanggal 17 Juli gagal karena pengurusnya meminta penundaan.
Idrus menyatakan, telah menerima dua kali surat permohonan penundaan itu. Pihaknya juga telah membalas surat itu dengan menegaskan agar tetap menyelenggarakan Muscab pada tanggal 17 Juli. Hingga DPD Hanura Jatim mengambil alih karena tidak kunjung digelar. DPD tidak bisa menolerir permohonan penundaan muscab yang telah terjadwal di seluruh wilayah Jawa Timur.
“Apabila menolerir, maka akan merusak jadwal dan memengaruhi yang lainnya,” kata Idrus Alwi dalam pidato pembukaannya.
Ketua terpilih Isa Mahdi, menyatakan senang dengan suksesnya penyelenggaraan Muscab yang digelar oleh DPD Hanura Jatim di Rumah Makan Nur Pacific Surabaya. “Sebelumnya ada beberapa hal yang dikhawatirkan, namun ternyata itu tidak terjadi,” ujar Isa Mahdi.
Semua pengurus PAC Hanura Jember yang hadir sebanyak 22 PAC kompak menyukseskan agenda tersebut. Rekomendasi bakal calon ketua pun berhasil dibacakan dan kemudian ditetapkan.
Isa Mahdi berkomitmen, akan menyolidkan partai pasca muscab. “Tak ada gading yang tak retak tapi bagaimana kita bisa merekatkan yang retak itu,” tuturnya.
Iapun ingin membesarkan partai. “Seyogyanya, membesarkan partai itu memperbanyak pertemanan dan memperbanyak persaudaraan, memperbesar konstituen,” ujar politisi asal Kecamatan Puger ini.
Kedepan Isa ingin mewujudkan Hanura baru, Hanura yang bersatu. “Apabila sebelumnya ada beberapa pihak yang kurang setuju dengan keputusan ketua umum, ini akan kami rajut kembali mereka dengan harapan memajukan Hanura bersama,” tutupnya.
Pantauan Radar-X, agenda Muscab dimulai bulan Mei dan terus berlanjut sampai terakhir tanggal 8 Agustus. Setelah itu, dilanjutkan dengan pelantikan serentak dan verifikasi pengurus hingga ke tingkat ranting. (rif)














