Kriminal

HNSI Batu Bara Kunjungi Nelayan Korban Penganiayaan Di Sergai

×

HNSI Batu Bara Kunjungi Nelayan Korban Penganiayaan Di Sergai

Sebarkan artikel ini

BATU BARA, RADAR-X.Net – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Batu Bara, kunjungi nelayan yang dikeroyok orang tak dikenal di perairan laut Serdang Bedagai (Sergai) pada Senin (02/08/2021).

Herman (34) warga Lingkungan 1 kelurahan Pangkalan Dodek baru Kecamatan Medang Deras, kabupaten Batu bara, salah seorang dari tiga korban pengeroyokan saat di kunjungi Ketua HNSI H. Safri Habni dirumahnya.

Bermula kejadiannya saat ia bersama dua orang temannya Dimas Pratama warga Dusun Benteng, Desa Kayu Besar, Kecamatan Bandar Khalifah dan Abdul Rahim Harahap Warga Desa Benteng, Bandar Khalifah, sedang dalam perjalanan hendak mengambil ikan tiba-tiba datang sekelompok orang menggunakan sampan mengelilingi dan melilitkan tali di sekeliling sampan yang dikemudikannya hingga sampan terhenti karena tali mengenai kipas sampan tersebut.

Setelah sampan terhenti mereka melempari dengan minyak bensin, batu serta botol, dan setelah itu naik ke atas sampan memukuli dan membacok. Ada yang menggunakan samurai, tombak dan kayu.

“Setelah itu kami dibawa ke pantai disitulah kami melarikan diri untuk mencari pertolongan, dan melaporkan kejadian itu kepada Polisi.” Jelas Herman kepada HNSI.

“Sampan kami pun dibakar di lokasi TKP,
sungguh perbuatannya sangat tidak manusiawi.” Tambah Herman.

Menyikapi hal itu Ketua DPC Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) H Safri Habni yang akrab disapa ATW, yang datang bersama Pengurus Ranting HNSI Kec. Medang Deras mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan pengurus HNSI Sergai, untuk menyelesaikan perseteruan ini, semoga bisa mendapat kesepakatan.

“Kami juga akan meminta Aparat Penegak Hukum (APH) untuk menelusuri dan melakukan penyelidikan apa motif dibalik kejadian ini dan memproses para pelaku sesuai hukum yang berlaku, karena sudah melukai orang lain dengan sengaja, agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi kedepannya.” Tutup ATW.

(Dani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page