

BONDOWOSO, radar-x.net – Pelaksanaan Debat Publik calon Bupati dan Wakil Bupati Bondowoso periode 2018-2023, yang dilaksanakan di hotel Ijen View itu, merupakan rangkaian debat ketiga sekaligus terakhir, yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten Bondowoso.
Ketua KPU Bondowoso Hairul Anam S.Pd., Membuka acara debat publik yang ke 3 dan memberi sepatah dua patah pesan kepada Kedua paslon.
“Dikarenakan ini adalah debat publik putaran terakhir yang bertemakan Kesejahteraan Rakyat, kesempatan kali ini kedua pasangan calon lebih mengutarakan janji-janji politiknya kepada Masyarakat banyak, dan yang lebih penting adalah tetap mengikuti aturan yang sudah di tetapkan oleh moderator,” ujarnya.
Tidak ketinggalan para Panelis juga di datangkan dari berbagai Rektor Universitas Kabupaten Jember, ke 3 rektor tersebut membawa amplop yang masih di segel, yang isinya adalah pertanyaan pertanyaan untuk kedua Paslon.


Dalam debat publik yang bertemakan Kesejahteraan Rakyat Paslon No Urut 1 mendapat kesempatan pertama mengutarakan visi dan misi atau upaya kedepannya.
Paslon No Urut 1 Berjanji
“Menuntaskan kemiskinan, dan mencegah pernikahan di usia dini, dan meningkatkan kesehatan rakyat Bondowoso, pendidikan Lebih di utamakan, karang taruna, membuka akses untuk menekan pengangguran,” ungkapnya.
Baca juga: Ahmad Dhafir Tegaskan Dirinya Maju Pibup.
Tidak kalah dengan perdebatan perang visi dan misi antara kedua Paslon saatnya paslon no urut 2 menjelaskan visi dan misi begitu pula janji janji politik kepada masyarakat.
Paslon No Urut 2 Menjelaskan
“Lebih memperioritaskan Putra dan Putri Bondowoso untuk memberi kesempatan dan membuka lapangan pekerjaan, lebih meningkatkan SDM Membangun Kesejahteraan, Beriman, dan Bermartabat. Membuka lembaga kursus di Bondowoso sehingga dapat mensejahterakan kehidupan khalayak banyak,” jelasnya.


Dalam hasil survei itu disebutkan bahwa Penguasaan masalah, Dafir-Dayat 69,33 persen, Sabar 30,67 persen, sedangkan dalam hal komunikasi, Dafir-Dayat 70,67 persen, Sabar 29,33 persen, kekompakan pasangan Dafir-Dayat 69,33 persen, Sabar 39,67 persen, program pro sosial Pasangan Dafir-Dayat 68,00 persen, Sabar 32,00 persen dan untuk sektor pendidikan pasangan Dafir-Dayat 68,67 persen dan Sabar 31,33 persen. (Tim)













