![]() ![]() |
| Lokasi Jalan Di Desa Tegal Arum, Banyuwangi (Foto:Dafid) |
BANYUWANGI – Dalam meningkatkan mutu pelayanan publik beserta mempermudah akses jalan di desa tegal Arum tembusan desa karang sari, kecamatan Sempu, Banyuwangi, di duga adanya proyek pelebaran jalan abal-abal yang tidak sesuai “bestek”.
Seperti dijelaskan oleh salah satu warga sekitar proyek, “masak ada proyek pengecoran dengan tujuan pelebaran jalan pengerjaan baru selesai kurang lebih satu bulan kok sudah acak-acakan begini, dimana tidak ada papan namanya CV/PT, mana yang mengerjakan dan dari mana dana anggaran ini berasal, terus tanggung jawab siapa ini ?.” Ujar Muji, warga Sempu pada RADAR-X, Jumat (25/11/2016) sore.
Ditambahkannya, “ini pasir dan batu koral cor bisa bahaya pagi pengendara sepeda dari arah Karangsari ataupun genteng karena jalan alternatif ini sangat pas untuk menghindari kemacetan atau mempercepat waktu bila ke kecamatan lain, ini juga bisa menyebabkan kecelakaan, bila terjadi kecelakaan siapa yang akan bertanggung jawab??,” tambahnya dengan ekspresi wajah kecewa.
Disisi lain pengendara motor asal Glenmore bernama Firmansyah mengatakan, “wah layokui mas masak bangunan baru kemarin belum ada 2 bulan aja sudah seperti ini, pasir, gragal koral, kok ada di tengah jalan, masak kenak hujan sehari aja sudah ajur seperti ini apalagi sebulan gimana lagi,” jelasnya.
“Saya sering lewat jalan ini karena alternatif terdekat ke kota mas, dan sepi pengendara motor jadi bisa efisien waktu, tapi kalau jalan sepeti ini saya juga khawatir jatuh mas, tidak tau ini pengerjaannya gimana ini dari awal pengerjaan proyek pelebaran jalan ini, saya melintas disini terkesan amburadul mas dan itupun sepanjang jalan yang di cor sisi kanan dan kiri.” Ungkapnya.(Dafid F)














