Bupati Bondowoso, Siap Dorong Industri Batik Lokal
Sebarkan artikel ini
Foto : Bupati Saat Mewarnai Batik Tulis (Sukri)
BONDOWOSO – Batik merupakan salah satu kekayaan budaya yang dimiliki Indonesia. Setiap kota atau kabupaten di Indonesia pasti memiliki ciri khas batik. Salah satunya, Kabupaten Bondowoso, jawa Timur. Batik di kabupaten Bondowoso tergolong masih baru, namun pemerintah terus mendorong dan melakukan upaya-upaya agar Batik untuk mempromosikan hasil karya batik Bondowoso.
Dalam hal ini, Bupati Bondowoso, Amin Said Husni mencoba mewarnai batik tulis di stand Kampung Batik SMKN 01 Tamanan. Kabupaten Bondowoso. Sabtu (1/10/2016) malam.
Pada moment ini, Bupati Bondowoso, Amin Said Husni, mengatakan, budaya membatik di Bondowoso sendiri masih tergolong baru yakni sekitar sejak tahun 1985 silam. Meski demikian, batik di Bondowoso sangat pesat perkembangannya. “Meski batik di Bondowoso masih tergolong baru, namun perkembangannya sangat pesat. Saya sendiri merasa surprise dengan pertumbuhan batik di kota kita ini,” tuturnya.
“Yang awalnya batik Sumbersari, Maesan, yang kemudian berkembang di Tamanan. Sekarang tamanan itu menjelma menjadi kecamatan batik, tumbuh kelompok-kelompok usaha batik, juga ditambah Cermee dan Klabang,” tambahnya.
Disamping Bupati Amin Said Husni, yang juga disebut sebagai presiden ‘Republik Kopi’, pihaknya mengatakan, akan terus mendorong industri batik yang ada di Bondowoso.
“Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso, akan terus mendorong industri batik. Karena perkembangannya sangat mengembirakan, dalam waktu yang tidak lama, sudah banyak motif yang dihasilkan, yang awalnya motif singkong, sekarang sudah ada motif kopi, tembakau dan motif lainnya,” terangnya.
Selain itu, beliau mengaku, saat ini tengah berupaya mendorong batik printing. “Level batik kita sudah semakin luar biasa, sehingga harganya premium, karena kualitasnya juga premium. Umumnya adalah batik tulis, sekalipun juga ada batik cap. Sekarang sedang kita dorong batik printing, sehingga bisa diproduksi secara massal dengan harga yang kompetitif,” pungkasnya.(Sukri)