Bank Aceh Syariah Pastikan Seluruh Layanan Berjalan Normal

0
34

BANDA ACEH, RADAR-X.net – Meski berkembang berbagai isu dan perdebatan terkait layanan perbankan dalam beberapa waktu belakangan, Manajemen Bank Aceh Syariah memastikan bahwa hingga saat ini tidak ada kendala apapun menyangkut operasional dan pelayanan Bank Aceh Syariah di seluruh wilayah kerjanya (Aceh dan Sumut). Semua sistem berjalan dengan baik, lancar dan normal. 

“Sejauh ini belum ada kendala apapun dalam pelayanan Bank Aceh. Baik layanan transaksi tunai di front office maupun layanan non tunai dan transaksi digital,” kata Direktur Dana dan Jasa Bank Aceh, Amal Hasan menjawab media yang mempertanyakan layanan bank yang sedang hangat diperbincangkan publik disela-sela acara silaturahmi bersama pengurus dan anggota PWI Aceh, kemarin. 

Amal mengatakan, menyikapi persoalan yang berkembang di tengah masyarakat haruslah secara bijak dan dengan pemikiran yang jernih. Jangan sampai membangun persepsi seolah-olah karena tidak ada lagi bank konvensional di Aceh, lalu serta merta layanan perbankan akan menjadi sulit lantaran menilai perbankan syariah belum siap.

“Saya kira itu pemikiran yang keliru,” ujar Amal Hasan.

Baca Juga:  Dispora Adakan Pelatihan Kewirausahaan Pemuda Banyuwangi

Saat ini, lanjutnya, seluruh produk layanan dan jasa Bank Aceh berjalan dengan baik, normal dan lancar, seperti ATM, Mobile Banking (AcTiOn), Kartu Debet, serta berbagai layanan transaksi bank lainnya. 

“Semua masih normal dan tidak ada kendala apapun. Bahkan produk berbasis layanan digital terus kita kembangkan baik kelengkapan fitur maupun fleksibilitas penggunaan dan fungsinya, kita terus optimalkan layanan digital ini untuk memenuhi kebutuhan nasabah dan masyarakat dalam bertransaksi,” ujarnya.

Amal menambahkan, Bank Aceh juga telah mempersiapkan langkah antisipasi dalam menghadapi liburan panjang Idul Fitri agar layanan kepada nasabah dan masyarakat tetap berjalan optimal. 

“Kami pastikan seluruh layanan ATM Bank Aceh akan tetap beroperasi normal dan kita telah mempersiapkan tim siaga monitoring layanan ATM 24 jam. Disamping itu layanan digital melalui Mobile Banking Action dan Debit Card juga akan tetap berfungsi normal. Jadi kita harap masyarakat tetap tenang dan tidak perlu harus membawa stock uang tunai dalam jumlah banyak,” kata Amal.  

Amal juga mempersilahkan masyarakat yang sedang terkendala layanan perbankan pada bank lain untuk menggunakan dan memanfaatkan fasilitas layanan di Bank Aceh Syariah.

Baca Juga:  PT. Bank Aceh Syariah Serahkan 120 Tong Sampah untuk Bireuen Gleh

Amal Hasan juga mengajak awak media untuk terus proaktif mensosialisasikan Qanun Nomor 11 Tahun 2018 Tentang Lembaga Keuangan Syariah (LKS), sebab masih ada simpang siur dan perbedaan pemahaman di berbagai kelompok masyarakat terhadap substansi LKS tersebut.

Lahirnya Qanun LKS di Aceh merupakan sebuah anugerah bagi seluruh masyarakat Aceh khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya.

“Dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia tentu peran lembaga keuangan syariah akan memberikan dampak yang positif bagi penguatan dan pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional di samping tentunya harapan semakin meningkatnya kemaslahatan umat dalam berbagai dimensi kehidupan termasuk perekonomian,“ ungkap Amal.

Karena itu, lanjut Amal, tidak ada yang salah dengan Qanun LKS dan tidak ada yang keliru dengan berlakunya kebijakan Pemerintah Aceh yang menerapkan seluruh transaksi keuangan di Aceh harus menggunakan prinsip syariah.

“Namun memang kita harus akui masih perlu penguatan-penguatan di berbagai sektor melalui  sosialisasi, edukasi dan literasi secara optimal dan berkelanjutan agar pemahaman tentang sistem dan lembaga keuangan syariah dapat utuh dipahami oleh masyarakat,” ujar Amal Hasan.

Baca Juga:  Masyarakat Aceh Jangan Panik Soal Migrasi Sistem BSI Hari Ini

Menyikapi berita tentang terganggunya beberapa layanan dan proses transaksi pada Bank Syariah Indoesia (BSI), Amal Hasan meminta semua pihak harus bisa melihatnya secara bijak. 

Menurutnya, hal itu hanya  persoalan tahapan  dan proses sinkronisasi sistem yang sedang dikerjakan oleh bank tersebut dan ini merupakan sesuatu yang lumrah serta sangat normatif. (Myr Pur Mohd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.