JEMBER – Sangat ironis sekali,
apabila terjadi hujan deras seperti saat ini, di jalan raya Klompangan, Ajung,
Jember, sering
rawan kecelakaan, karena apabila hujan deras akan terjadi banjir dan debit air
sangat tinggi mencapai selutut orang dewasa.
apabila terjadi hujan deras seperti saat ini, di jalan raya Klompangan, Ajung,
Jember, sering
rawan kecelakaan, karena apabila hujan deras akan terjadi banjir dan debit air
sangat tinggi mencapai selutut orang dewasa.
Hal
tersebut di karenakan kurang perhatian dari dinas terkait, dalam hal ini yakni, UPT Bina marga Jenggawah
yang harusnya tanggap dengan kejadian yang telah bertahun- tahun tersebut.
tersebut di karenakan kurang perhatian dari dinas terkait, dalam hal ini yakni, UPT Bina marga Jenggawah
yang harusnya tanggap dengan kejadian yang telah bertahun- tahun tersebut.
Selain itu, tak ada drainase yang untuk pembuangan air di
ruas jalan pada saat terjadi hujan deras seperti saat ini, dampaknya pada saat debit
air tinggi, bahkan pengendara harus extra hati-hati karena bisa mengakibatkan
terjadi kecelakaan bagi pengendara, baik yang dari Jenggawah ke
Ajung atau sebaliknya, tepatnya di selatan jembatan Klompangan. Sabtu (24/9/16).
ruas jalan pada saat terjadi hujan deras seperti saat ini, dampaknya pada saat debit
air tinggi, bahkan pengendara harus extra hati-hati karena bisa mengakibatkan
terjadi kecelakaan bagi pengendara, baik yang dari Jenggawah ke
Ajung atau sebaliknya, tepatnya di selatan jembatan Klompangan. Sabtu (24/9/16).
Menurut Herman, salah satu warga sekitar
mengatakan, “Kalau hujan deras debit
airnya sampai selutut sambil menunjuk ke air yang ada di ruas jalan Ajung jurusan
Ambulu, dan ini telah bertahun- tahun terjadi seperti ini, dan dari Dinas UPT
Bina marga Jenggawah tak ada respon sama sekali sampai saat ini, bahkan apa yang
di kerjakan petugas UPT Bina marga tersebut.” Tegasnya
mengatakan, “Kalau hujan deras debit
airnya sampai selutut sambil menunjuk ke air yang ada di ruas jalan Ajung jurusan
Ambulu, dan ini telah bertahun- tahun terjadi seperti ini, dan dari Dinas UPT
Bina marga Jenggawah tak ada respon sama sekali sampai saat ini, bahkan apa yang
di kerjakan petugas UPT Bina marga tersebut.” Tegasnya
“Seharusnya petugas yang ada di wilayah harus cepat tanggap dengan
kejadian tersebut, bahkan air kadang masuk rumah warga, minimal secepatnya ada solusi
dari pihak terkait,” tandas Herman.
kejadian tersebut, bahkan air kadang masuk rumah warga, minimal secepatnya ada solusi
dari pihak terkait,” tandas Herman.
Secara terpisah, UPT Bina marga Jenggawah, ketika mau di konfirmasi, pihak
tersebut sudah pulang dan dikantornya tidak ada petugas sama
sekali. Senin (26/9/16) pukul 15 Wib.
tersebut sudah pulang dan dikantornya tidak ada petugas sama
sekali. Senin (26/9/16) pukul 15 Wib.
Pantauan media radar-x.net di lapangan, pada saat hujan
deras di daerah Klompangan Ajung, jalan yang menuju Jenggawah dan Ambulu
terjadi banjir, bahkan air tingginya mencapai selutut, dan sangat rawan terjadi
kecelakaan, bahkan pada saat itu hampir saja terjadi kecelakaan antara mobil
dan roda dua,
karena tinggnya debit air.(Rul)















