Investigasi

Terlihat BNI-46 Indramayu, Melengkapi Derita Keluarga TKW Asal Kelurahan Paoman

×

Terlihat BNI-46 Indramayu, Melengkapi Derita Keluarga TKW Asal Kelurahan Paoman

Sebarkan artikel ini

INDRAMAYU, RADAR-X.net – Seluruh penduduk Kabupaten Indramayu tanpa kecuali terdampak Virus Covid-19 yang sudah hampir dua tahun melanda dunia. Dampak yang paling dirasakan adalah masalah ekonomi, berbagai cara dilakukan masyarakat, khususnya masyarakat Indramayu.

Salah satunya dengan cara mengadu nasib bekerja ke luar negeri pada sektor non formal. Pekerja di sektor ini lazim juga disebut TKW (Tenaga Kerja Wanita) atau lebih up to date nya BMI (Buruh Migran Indonesia).

Tersebutlah K (35), salah seorang warga Kelurahan Paoman, Kec./Kab. Indramayu, dirinya mencoba bangkit dari keterpurukan ekonomi akibat pandemi Covid-19, dengan mengadu nasib bekerja di luar negeri, setelah melalui prosedur yang diwajibkan pemerintah dalam hal ini Disnaker (Dinas Tenaga Kerja), dirinya dinyatakan secara resmi diijinkan terbang ke Negeri Jiran, tentunya dengan harapan bisa merubah perekonomian keluarga.

Namun, alih-alih berubah nasibnya justru yang didapat kesulitan mengambil uangnya sendiri yang ada di BNI-46 Cabang Indramayu.

Pasalnya, saat dirinya berangkat pada penghujung tahun 2021, kartu ATM dan buku tabungan dititipkan/diserahkan pada keluarganya (anak-red), namun pada saat keluarganya akan mengambil uang/dana milik K melalui mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM), uang yang diharapkan keluar dari mesin ATM guna untuk keperluan keluarga tidak kunjung keluar, rupanya hal ini dikarenakan kesalahan memasukkan nomor Personal Indentication Number (PIN), maka terblokirlah aktivitas perbankan milik K.

Masalah timbul dari uraian di atas, salah satu kerabat K mencoba menanyakan kepada pihak BNI-46, Jumat (07.01.22) terkait terblokirnya rekening milik K. Namun salah satu petugas Customer Service (CS), Riz, menyampaikan bahwa uang bisa diambil dengan cara, K harus membuat surat kuasa pengambilan uang yang ada di rekening BNI-46 kepada salah satu kerabat/keluarga yang ada disini (Indo asnesia-red) dengan disertai persetujuan/stempel pihak KBRI (Kedutaan Besar RI) dimana K bekerja.

“Ini sudah ketentuan dari atasan, coba aja dulu untuk mengurus persyaratannya.” Ungkap Riz, didampingi atasannya.

Sejauh pantauan radar-x.net, hal itu tidak dengan mudah didapat, mengingat didalam MoU (Kontrak Kerja) antara pekerja dengan majikan disalah satu pasalnya berbunyi; Tidak boleh pegang alat komunikasi (Hand Phone) sampai pihak majikan mengijinkan untuk memakainya, disisi lain juga dinyatakan; No Off Day (tidak ada waktu libur) selama kontrak kerja. Pertanyaan keluarga timbul; bagaimana pihak keluarga akan mengkomunikasikan kepada K tentang informasi dari BNI-46 Indramayu, terkait dengan permintaan surat kuasa dari KBRI?.

Terpisah, awak media radar-x.net, menyambangi Sekretariat DPC RELSM KPK Nusantara (Komunitas Pemantau Korupsi) Di Jalan Talang Tembaga Kelurahan Lemah Mekar Kec./Kab. Indramayu.

Ditemui Agus Suherman, nahkoda dari Lembaga anti rasuah dan aktivis penggiat anti korupsi. Dirinya merasa prihatin atas tragedi warga Bumi Wiralodra yang teraniaya secara psikis oleh aturan Bank BNI.

“Saya yang lahir dan besar di Indramayu, merasa pilu mendengar cerita ini, atas nama Lembaga Anti Rasuah saya akan menanyakan perihal ini dengan pihak BNI-46 Indramayu”. Ujarnya dengan nada prihatin. Harusnya, sambung Agus, pihak BNI-46 jangan terlalu membebani persyaratan yang sulit untuk dipenuhi nasabah.

Sampai berita ini ditulis, pihak keluarga belum bisa menjalin komunikasi dengan K, mengingat betapa sulitnya komunikasi dengan BMI di Negeri Jiran. Disamping juga K baru bekerja masih dalam hitungan hari. Keluarga K hanya berharap, semoga para pejabat berwenang di BNI-46 dibukakan pintu hatinya, untuk memberikan kemudahan pengambilan uang, dimana uang itu bagi keluarga K sangat berarti dan dinanti.

(Dod)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page