BeritaPeristiwa

Malam Takbir, Diguncang Ledakan Dan Rumah Hancur

×

Malam Takbir, Diguncang Ledakan Dan Rumah Hancur

Sebarkan artikel ini
Malam Takbir, Diguncang Ledakan Dan Rumah Hancur
Foto :  Wawan, 
MAKASSAR – Irjen Pol Anton Charliyan kepala kepolisian daerah memastikan bahwa ledakan yang terjadi di Jl. Harimau yang tidak jauh dari Pasar Maricaya, kel, Maricaya, Kec. Mamajang, Kota Makassar, yang terjadi Minggu (11/09/2016) pukul 21.30 Wita, bukan aksi teror, dipastikan ledakan tersebut berasal dari tabung gas elpiji.
Dalam keterangannya Irjen Pol Anton Charliyan, berkata, bahwa hasil pemeriksaan sementara, ledakan berasal dari rumah yang dihuni oleh seorang wanita berinisial SN, yang diketahui sudah enam bulan mengontrak di rumah asal ledakan tersebut. Pekarjaan Sehari-harinya, diketahui oleh warga sekitar bahwa SN bekerja sebagai penyalur gas elpiji.
“Ada empat orang saksi yang periksa, salah satunya adalah Pak RW yang juga kebetulan bekerja sebagai wartawan di media yang ada di Makassar, SN ini sudah lama ngontrak dan menjadi penyalur elpiji. Tapi sayangnya, dia tidak pernah melapor ke RW,” ungkap Irjen Pol Anton Charliyan.
Namun demikian, setelah mengetahui adanya ledakan tersebut, Polda Sulsel telah mengerahkan Tim Jihandak, Tim Labfor dan Forensik untuk melakukan penyelidikan lebih dalam. “Kita tidak mau under estimate. Meski saat ini data sementara memastikan bahwa ledakan ini dari tabung gas elpiji, kita tetap melakukan penyelidikan melalui uji scientific terhadap kejadian tersebut,” kata Kapolda Sulsel.
Akibat dari ledakan tersebut, ada tiga rumah yang hancur terbakar, ada dua mobil yang juga terbakar, dan Api berhasil dipadamkan oleh personel gabungan setelah satu jam setelah ledakan,” jelasnya Kapolda Sulsel.
Selain itu, ledakan ini juga mengakibatkan 3 orang mengalami luka bakar dan satu orang mengalami shock. “Mereka bernama Markus, Yopi dan Trisno,”
Korban Markus mengalami luka bakar cukup parah di sekujur tubuhnya. Sementara, korban yang lain sudah mulai bisa diajak berkomunikasi. Dan satu korban yang shock masih dalam perawatan medis.
Dengan hal itu, Irjen Pol Anton Charliyan, mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya warga kota Makassar, “agar jangan terprovokasi dan menganggap ini adalah ledakan bom atau aksi teroris.” tandasnya
“Jangan terprovokasi, jangan panik, koplda meminta agar seluruh masyarakat tenang, karena ini murni dari tabung gas, tidak ada sedikit pun kaitannya dengan aksi teroris, apalagi ledakan bom.” tegas Kapolda.(Wawan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page