Jatuh Saat Olahraga Di Sekolah, Pihak Sekolah Tak Tanggung Jawab
Sebarkan artikel ini
Foto : Rul,
JEMBER – Sangat ironis sekali, seorang anak yang masih duduk dibangku sekolah swasta klas 3 di daerah Gebang patrang Jember Jatim, Moh Halikil Araziqin(11), mengalami bengkak kaki kiri, bagian lutut ke atas akibat jatuh pada saat jam pelajaran olahraga kesehatan. Bahkan sampai sekarang masih merasakan sakit di bagian lutut dan membengkak, Yang lebih tragis lagi pihak sekolah tak pernah menjenguk sama sekali, dan hanya saat jatuh guru olahraga tersebut mengantarkan, dan selebihnya tak perna ada lagi yang menanyakan.
Moh Halikil Araziqin, pada awalnya 5 bulan lalu olahraga pada saat jadwal di sekolah, dan olahraga dilapangan PGA Gebang terjatuh, dan di antarkan guru olahraga sekolah tersebut, bahkan sampai saat ini yang telah berselang 5 bulan, tak satupun ada guru maupun perwakilan sekolah menjenguk dirumah kos yang mereka tempati, padahal rumah kos mereka hanya berjarak sekitar 100 meter saja. Bahkan sampai sekarang kaki anak tersebut kalau berjalan memakai alat bantu(jawa engkrak-red).
Orang tua anak tersebut, Imam Syafi, (64) pensiunan pemkab Jember 2008, yang berdomisili dirumah kos-kosan dijalan Bungur Gebang, Kec. Patrang, Jember – Jatim mengatakan, “hanya pada saat jatuh guru olahraga yang ngantarkan, setelah itu tak pernah lagi ada yang peduli dari pihak sekolah,” ungkapnya.
Dia menambahkan, seharusnya selama 5 bulan tak masuk sekolah, paling tidak menanyakan perkembangan apa sembuh atau tidak, padahal hanya berapa meter jarak sekolah dan tempat tinggal anak tersebut.
Secara terpisah, pihak sekolah ketika mau di konfirmasi, Sabtu (22/10/16), telah pulang semua, bahkan tak satu orangpun yang ada di kantor.
Sampai berita ini dinaikkan belum ada klarifikasi dari pihak sekolah yang bernaung di bawah kantor Kemenag Jember.(Rul)