INDRAMAYU, radar-x.net – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Indramayu Provinsi Jawa Barat, Melalui Unit Pelaksana Teknik (UPT) Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kecamatan Sukra, Selasa (03/9/2019) di Aula Kantor Kecamatan Sukra Gelar kegiatan Pembinaan terhadap Kelompok Bina Keluarga Lansia (BKL) dan Kelompok Bina Keluarga Remaja (BKR).
Kegiatan pembinaan BKL dan BKR yang dilaksanakan hadir, Camat Sukra Drs. H. Achmad Mansur, M.Si, diwakili Suminta (Sekmat), Kepala Upt DPPKB, Warohmatun, S.ST, Tenaga Penggerak Desa (TPD) Ita Rosita, S.Pd. Wike Tias Puspitasari, S.Kep.Nes., Ali Akbar, SE. Tino Sanjaya, S.Sos., dan Kelompok BKL dan BKR.
Dra. Hj. Lili Amalia selaku pemberi materi usai Kegiatan Pembinaan BKL dan BKR melalui Ita Rosita, S.Pd, selaku Tenaga Penggerak Desa (TPD) non PNS kepada radar-x.net menjelaskan, Mengacu pada Undang-undang, tentang pembangunan kependudukan dan pembangunan keluarga sejahtera menegaskan, bahwa Keluarga Berencana (KB) adalah upaya meningkatkan kepedulian dan peran serta masyarakat melalui penundaan usia perkawinan, pengaturan kelahiran, pembinaan ketahanan keluarga, peningkatan kesejahteraan keluarga dalam mewujudkan keluarga kecil dan sejahtera, upaya pokok program pembinaan terhadap Kelompok Bina Keluarga Remaja (BKR) dan Bina Keluarga Lanjut Usia (BKL) yang diselenggarakan adalah melakukan pemahaman berkaitan tentang Pendewasaan usia perkawinan, pengaturan kelahiran, pembinaan ketahanan keluarga dan peningkatan kesejahteraan keluarga dengan upaya pokok program Keluarga Berencana Nasional melalui Kelompok Bina Keluarga Remaja (BKR) yang sudah terbentuk di Desa yang ada di wilayah kecamatan Sukra.
“BKR adalah kegiatan yang dilakukan oleh sekelompok keluarga atau orang tua untuk meningkatkan bimbingan/pembinaan tumbuh kembang remaja secara baik dan terarah dalam rangka membangun keluarga yang berkualitas.” Jelasnya.
Sementara, Lanjut Ita Rosita, S.Pd. BKL (Bina Keluarga Lanjut Usia) merupakan sekelompok kegiatan yang dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Keluarga yang memiliki Lansia dalam pengasuhan, perawatan dan pemberdayaan Lansia agar dapat meningkatkan kesejahteraannya.
“Tujuan Pembinaan BKR adalah
buat keluarga yang mempunyai Anak remaja semoga dapat memahami akan dampak dari Pernikahan Usia Dini dan BKL mampu menciptakan Lansia yang Tangguh dan Produktif.” Pungkasnya. (Nas)














