BeritaPeristiwa

Tragis…! 1 Tewas Akibat Ledakan Didalam Mobil Dinas Anggota DPRK

×

Tragis…! 1 Tewas Akibat Ledakan Didalam Mobil Dinas Anggota DPRK

Sebarkan artikel ini
Tragis...! 1 Tewas Akibat Ledakan Didalam Mobil Dinas Anggota DPRK
Foto : Korban Bom Molotov, (Andrianto)

ACEH TENGAH – Telah terjadi pelemparan di duga Bom Molotov, ke Mobil Dinas Ketua Komisi A DPRK, Bener Meriah An. Mansyur Ismail (PAN) dengan No Polisi BL 136 Y Jenis Toyota Innova Warna Hitam oleh OTK yang menggunakan jenis kendaraan roda dua, berpakaian Jaket Hitam dan menggunakan Helm. Bertempat di Ds. Menderek, Kec. Pintu Rime Gayo, Kab. Bener Meriah. Sabtu (17/09/2016) pukul 16.30 WIB.

Kejadian ini bermula, korban hendak pulang menuju Kota Kab. Bener Meriah, dari Kab. Bireun dengan wacana mengantar anak ke Pesantren.
Selanjutnya pada saat Mobil berpenumpang 7 (tujuh) orang tersebut meluncur dari arah Bireuen menuju ke arah Takengon, tepatnya di Ds. Menderek, Kec. Pintu Rime Gayo, Kab. Bener Meriah, tiba tiba disalip oleh 1(satu) unit sepeda motor jenis Vixion warna merah yang dikendarai oleh satu OTK sambil melemparkan sesuatu kedalaman mobil, dan terjadi ledakan, dan pengendara Sepeda Motor tersebut langsung tancap gas meninggalkan lokasi kejadian.
Bedasarkan informasi, korban yang berada didalam mobil adalah,
1. Sopir An. Aulia (22), Pekerjaan : Mahasiwa Alamat. Kp. Tingkem Kec. Bukit Kab. Bener Meriah. 
2. Kiki (8 tahun) (meninggal dunia) Anak dari Sdr. Mansyur Ismail
3. Norma (50 Tahun) Istri dari Sdr. Mansyur Ismail. 
4. Sertu Hasimi (35 Tahun) Anggota Babinsa Koramil Pondok baru Kodim 0106/Aceh Tengah-Bener Meriah Nrp. 31960029390773.
5. Fauziah (35 tahun) Istri dari Sertu Hasimi.
6. Intan (7 Tahun) anak dari Sertu Hasimi.
7. Parhan (10 tahun) anak dari Sertu Hasimi.

Akibat kejadian tersebut, salah satu dari 7 korban meregang nyawa, sedangkan korban yang lain dilarikan ke rumah sakit Muyeng Kute, Bener Meriah, untuk dilakukan perawatan lebih lanjut terhadap luka-luka yang cukup serius.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak petugas setempat masih dalam proses identifikasi pelaku, guna penyelidikan lebih lanjut.(Andrian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page