TKD Balet Baru di Gadaikan, BPD: Itu Tanpa Persetujuan

0
217

JEMBER, RADAR-X.net – Tanah Kas Desa (TKD) Balet Baru, Kec. Sukowono, Kab. Jember, kini menjadi viral lantaran digadaikan oleh Kepala desa Fauzi Cahyo Purnomo yang mana Kades ini adalah pemenang di Pilkades 2019 lalu.

TKD seharusnya menjadi aset desa dan penunjang/tambahan penghasilan bagi perangkat desa yang mana hal ini tertuang dalam UU No 6 tahun 2014. Kini, nasib TKD tersebut dalam sorotan Publik dan kemungkinan besar akan menuai persoalan hukum.

Dilansir media ini, hasil konfirmasi tim reporter radar-x.net dengan salah satu BPD Desa Balet baru yang mana nama dari narasumber ini meminta untuk dirahasiakan,

Tanah kas desa itu digadaikan kepada Suharto sejak 2019 lalu mas, dan itupun tanpa prosedur, komponen BPD tidak tahu kesepakatan itu, muro-muro BPD sudah dengar kabar kalau TKD itu sudah di gadaikan.” Ungkap BPD, Selasa (12/10/2021), Via sambungan telephone.

“Itu sudah salah mas, tidak sesuai prosedur. Yang jelas saya selaku BPD menyatakan tidak pernah ada Musrembang, Pelelangan TKD, dll. Maka dari itu, saya juga kecewa dengan tindakan kepala desa yang seperti itu mas.” Tandas BPD.

Baca Juga:  Rastra Wilayah Bangkalan Mendapat Perhatian Serius Dari Lembaga KPK

Dengan demikian, Aktifis Anti Rasuah, LSM Kaliber Nasional LSM KPK Nusantara, Subhan Adi Handoko, SH.MH., yang juga sebagai Advokat ini menyayangkan tindakan Kepala Desa Balet baru karena berpotensi kepada persoalan hukum Tindak Pidana Korupsi.

“Akan kami tindaklanjuti persoalan tersebut, sebetulnya sudah lama kami menemukan data Gadai TKD desa balet baru itu mas, kami berencana akan melaporkan hal ini kepada penegak hukum, biar tidak menjadi Yurisprodensi ke desa-desa yang lain.” Singkat Subhan.

“Permendagri No. 1 tahun 2016 pasal 6 ayat (5) berbunyi, “aset desa dilarang di gadaikan…dst”, disini sudah jelas payung hukumnya, bahwa TKD tersebut tidak boleh sembarangan pengelolaannya karena ada regulasi yang wajib dipatuhi.” Tutup Subhan. (Fiktor)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.