Aceh Tenggara, Radar-x.net – Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Aceh Tenggara menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas SDM kepada Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) untuk Pilkada serentak tahun 2024.
Acara tersebut berlangsung di Oproom Setdakab Aceh Tenggara, Selasa 19 November 2024. Diikuti sebanyak 441 PTPS yang dibagi dalam dua sesi, pada sesi pertama 217 PTPS dan sesi kedua 224 PTPS.
Dalam sambutannya, Ketua Panwaslih Aceh Tenggara, Kaman Sori mengatakan, kegiatan peningkatan kapasitas melalui bimtek PTPS sangat penting dalam proses pengawasan, dan bimtek kali ini diutamakan terfokus pada pengetahuan pemungutan suara serta penghitungan suara.
“Pengawas TPS adalah ujung tombak pengawasan, dengan adanya Bimtek ini diharapkan PTPS mendapatkan bekal pengetahuan agar benar-benar melakukan pengawasan sesuai tugas dan tanggungjawabnya,” ujarnya.
Ia menegaskan, bahwa sukses tidaknya Pilkada 2024 tidak terlepas dari peran PTPS yang melakukan pengawasan ditingkat TPS.


Selain itu, Kaman Sori juga menyampaikan, petugas PTPS jangan pernah merasa takut diintimidasi dari pihak manapun, awasi tahapan, seperti surat suara dan perhitungan surat suara nantinya disetiap masing-masing wilayah kerja.
“Melalui bimtek ini, PTPS diharapkan semakin siap menjalankan tugasnya, mulai dari masa tenang hingga pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara serta lakukan Koordinasi yang baik dengan KPPS, karena itu menjadi kunci keberhasilan,” tandasnya.
Pada kesempatan tersebut, Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Aceh Tenggara Eka Juanda Lubis menyebutkan, peran PTPS sangat penting dalam menjaga dan mengawasi jalannya Pilkada di tingkat TPS.
“Bimtek ini bertujuan untuk pemantapan kapasitas pengawasan badan AdHock PTPS Se-Kabupaten Aceh Tenggara dalam mengawal Pilkada 2024, yang akan berlangsung pada 27 November 2024 mendatang,” Ungkapnya.
Ia menyebutkan, bimtek ini juga nantinya akan diberikan arahan dan cara kerja PTPS, selain itu PTPS juga akan dibekali dengan ilmu agar tidak salah menanggapi dan menghadapi permasalahan dan penyelesaian sengketa pemilu dan permasalahan di TPS.
Ia juga menghimbau, agar PTPS benar-benar siap melaksanakan tugasnya dengan baik dan benar.
“Kita tau bersama bahwa PTPS adalah salah satu tonggak demokrasi pada Pilkada tahun 2024, mencegah terjadinya pelanggaran merupakan bagian dari upaya pencapaian kualitas Pilkada Aceh Tenggara,” tegasnya.














