LingkunganPemerintahanPeristiwa

Tak Mampu menahan Beban berat, Jembatan di Desa Somber Alami Rusak Parah

×

Tak Mampu menahan Beban berat, Jembatan di Desa Somber Alami Rusak Parah

Sebarkan artikel ini

Foto ; Kondisi Jembatan di Desa Somber Alami Rusak Parah

Sampang, Radar x. net – Salah satu jembatan yang berada di Desa Somber Kecamatan Tambelangan Kabupaten Sampang Madura Jawa Timur, yang merupakan jalan poros penghubung antar Kecamatan Tambelangan dengan Kecamatan Banyuates alami rusak parah (ambruk), pada Rabu, 26/04/2023,

Berdasarkan penelusuran awak media Radar x, di lapangan, rusaknya (ambruk) jembatan tersebut lantaran tidak mampu menahan beban berat dari sebuah truk yang saat itu sedang melintas, akibatnya jembatan yang direncanakan akan diperbaiki oleh pemerintah, saat ini tidak bisa dilewati.

Menurut Moh. Tohir, salah satu warga yang pada saat kejadian itu sedang berada di lokasi, bahkan dirinya sempat mengambil video detik-detik ambruknya jembatan tersebut.

“Ya betul mas…! Saya berada dilokasi saat kejadian, namun Alhamdulillah tidak ada korban hanya saja jembatan penghubung antar Kecamatan itu tidak bisa dilewati.” Tutur Moh. Tohir

Pria yang setiap harinya melintas di jembatan tersebut sangat berharap kepada pemerintah, supaya segera memperbaiki jembatan yang rusak itu, karena jembatan tersebut merupakan satu-satunya jalan alternatif bagi Masyarakat.

“Kami sangat berharap kepada pemerintah, agar segera memperbaiki jembatan yang rusak di Desa Somber, karena jika Masyarakat ada kepentingan harus lewat ke jalur lain yang bisa memperlambat waktu.” Cetusnya

Sementara, H. Darwis Kepala Desa Somber Kecamatan Tambelangan, membenarkan adanya jembatan di Desa Somber yang rusak parah (ambruk).

“Ya betul lek…! Jembatan penghubung dari arah Kecamatan Tambelangan menuju Kecamatan Banyuates rusak sejak kemarin, sehingga masyarakat harus melintas di alternatif yang lain. Dan selain itu, karena memang usia jembatan tersebut sudah tua dan sudah waktunya untuk diperbaiki.” Ucap H. Darwis

“Sedangkan kendaraan yang melintas di jembatan itu, banyak kendaraan besar dengan muatan berat, sehingga tidak mampu menahan beban, apalagi saat ini masih musim hujan.” Lanjutnya

Bun Darwis, senantiasa karib disapa, menjelaskan, pasca rusaknya jembatan itu, kini masyarakat yang biasa melintas di jembatan itu harus melalui jalur yang lain, seperti harus lewat di Banjar Billah dan Burung Gagah dan begitu juga sebaliknya.

“Semoga perbaikan terhadap jembatan yang rusak itu segera terlaksana, melihat kondisinya yang saat begitu memprihatinkan dan banyaknya masyarakat yang melintas di jembatan tersebut.” Harapnya

Dikatakannya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, memang sudah merencanakan perbaikan terhadap jembatan tersebut, namun masih belum terlaksana, mungkin dikarenakan masih ada jalan-jalan yang lebih lebih membutuhkan.

“Pada saat Pemkab Sampang sedang menggelar Safari Ramadhan di Kecamatan Tambelangan beberapa tahun yang lalu, Bupati Sampang sudah perintahkan Dinas terkait untuk segera menganggarkan atas perbaikan terhadap jembatan tersebut.” Pungkas H. Darwis penuh harap.

(Korwil Madura/Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page