![]() |
| Ketum LBH dan Kapolsek Tamanan, Foto : Nuzul |
BONDOWOSO – Penegakan hukum yang akhir-akhir ini menjadi sorotan tajam oleh masyarakat. Yang mana, lembaga peradilan satu persatu harus ber urusan dengan KPK(Komisi Pemberantasan Korupsi) terkait KKN yang mereka lakukan. Paradigma semacam itu, membuat penilaian hukum di mata rakyat kian rapuh.
Kini hadir Lembaga Bantuan Hukum Peduli Hukum Dan Ham(LBH-PHH), dengan SK Menkum dan Ham: AHU-0060240. AH. 01. 07 Tahun 2016, yang domisili Kantor di Kec. Sumber Jambe, Kab. Jember, Jawa Timur. LBH asal Jember ini, akan memberikan bantuan hukum secara gratis untuk warga miskin, baik didalam maupun didalam pengadilan.
Seperti yang dijelaskannya, saat kunjungannya di Mapolsek Tamanan, Bondowoso, kami hanya ingin mengawal perkembangan hukum yang ada di Indonesia secara umum, “Khususnya di wilayah tapal kuda(Jember, Bondowoso, Situbondo dan Banyuwangi), LBH yang saya pimpin akan membantu secara cuma cuma untuk warga miskin,” jelasnya, di ruangan Kapolsek Tamanan.
“Kami lakukan silaturrahmi dengan jajaran Polri, untuk bersinergi mensosialisasikan hukum yang adil untuk masyarakat, tanpa pandang suku, ras dan agama,” tambah Subhan Adi H, SH, yang merupakan Ketum LBH-PHH, Rabu(01/06/2016), Pukul 08. 30 WIB.
Ditempat yang sama, Karsiyanto SH, Kapolsek Tamanan mengaku senang bisa dikunjungi LBH-PHH, “Saya senang bisa bersinergi dengan mitra Polri, baik ormas, LSM dan Pers. Untuk membantu memantau dan mengawasi segala bentuk kesenjangan di masyarakat sebagai kontrol sosial yang edukatif dan kontruktif,” tandasnya.
“Semoga dengan hadirnya LBH ini, masyarakat semakin sadar hukum. Supaya tingkat kriminalitas, dll, semakin menurun,” tutup Kapolsek Tamanan.(nuzul/hos)












