Sepekan Polres Ringkus 8 Pelaku Pengedar Sabu-sabu Dan Okerbaya

- Penulis Berita

Jumat, 12 Januari 2018 - 02:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sepekan Polres Ringkus 8 Pelaku Pengedar Sabu-sabu Dan Okerbaya

JEMBER, radar-x.net – Polres Jember kembali berhasil meringkus 8 orang pengedar sabu-sabu dan okerbaya dalam kurun sepekan. Dua diantaranya pengedar sabu-sabu yaitu IH dan HA, sedangkan yang 6 orang pengedar obat keras berbahaya yakni, AS, SK, AM, MAS, SB dan AAN yang wilayah edarnya seluruh Jember.

Hal tersebut di sampaikan Kapolres AKBP. Kusworo Wibowo SH.SIK.MH., Rabu (10/1/18) pada sejumlah media di Mapolres Jember.

“Dalam sepekan terakhir ini polres Jember berhasil meringkus 2 pengedar sabu-sabu dan 6 orang pengedar Obat Keras Berbahaya (Okerbaya) yang wilayah peredaran meliputi seluruh Jember, bahkan sabu-sabu tersebut di temukan barang bukti seberat 125 gram di mainan mobil-mobilan anak-anak kecil dan dua sedotan, korek api, serta uang 500.000 rupiah yang telah di sita petugas sebagai barang bukti kasus tersebut,” ungkap Kusworo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dijelaskannya, sedangkan 6 orang pengedar Okerbaya tersebut di temukan barang bukti berupa obat Trihexphinidyl sebanyak 1509 butir, Dextromatopan sebanyak 430 butir dan uang hasil penjualan sejumlah 680 ribu rupiah yang hingga saat ini di tangan petugas kepolisian.

Baca Juga:  Kadinkes Aceh: Orang Sehat Tak Perlu Pakai Masker

“Apabila ada yang mau membeli  maka para pelaku ini mengambil barang terlarang tersebut di mainan mobil-mobilan anak-anak dan lainnya, bahkan saat pelaku di tangkap ini pada saat menjual barang-barang tersebut,” jelasnya.

Petugas, lanjut Kapolres, masih melakukan pengembangan di lapangan, kemungkinan ada pelaku lain yang hingga saat ini belum tertangkap, hingga menunggu hasil kerja tim di lapangan.

“Para pelaku sabu-sabu tersebut akan di kenakan Pasal undang-undang no 35 tahun 2009, dengan tuntutan maksimal 15 tahun penjara. Sedangkan pelaku 6 orang tersebut sesuai pasal 196 undang-undang no 35 tahun 2009 dengan tuntutan yang sama maksimal 15 tahun penjara.

Pantauan saat Perss Reliease di Mapolres para pelaku seluruhnya masih muda-muda, bahkan masa depan masih panjang, dengan kejadian ini maka mereka harus Meringkuk dalam jeruji besi yang panas dan pengap. (Bas/Dik/Rul)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dewan Dorong Peningkatkan Sarana Prasarana
Membingungkan Publik, Pernyataan Berbeda Antara AMMBLAS dan Sodiq
“Kompak” Kapolsek Prenduan bersama Forkopimcam  Pragaan, Hadiri Pembukaan Health Education Ecohap
DPRD Mura Ajak Sukseskan Upaya Penurunan Stunting
Legislator Ajak Lestarikan Budaya Lokal dan Generasi Pemuda
Dukung Pembangunan dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat, Pj. Bupati Nizhamul Hadiri Pembukaan TMMD
Digandang Bakal Rebut Kursi Wakil Ketua 1 DPRD Murung Raya
Program Pemerintah Harus Memprioritaskan Aspirasi Masyarakat
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Februari 2024 - 22:49 WIB

Membingungkan Publik, Pernyataan Berbeda Antara AMMBLAS dan Sodiq

Kamis, 22 Februari 2024 - 01:07 WIB

“Kompak” Kapolsek Prenduan bersama Forkopimcam  Pragaan, Hadiri Pembukaan Health Education Ecohap

Rabu, 21 Februari 2024 - 23:48 WIB

DPRD Mura Ajak Sukseskan Upaya Penurunan Stunting

Rabu, 21 Februari 2024 - 23:39 WIB

Legislator Ajak Lestarikan Budaya Lokal dan Generasi Pemuda

Rabu, 21 Februari 2024 - 08:19 WIB

Dukung Pembangunan dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat, Pj. Bupati Nizhamul Hadiri Pembukaan TMMD

Selasa, 20 Februari 2024 - 20:34 WIB

Digandang Bakal Rebut Kursi Wakil Ketua 1 DPRD Murung Raya

Senin, 19 Februari 2024 - 22:38 WIB

Program Pemerintah Harus Memprioritaskan Aspirasi Masyarakat

Minggu, 18 Februari 2024 - 21:25 WIB

Dewan Minta Pemkab Mura Tingkatkan SDM Masyarakat Lokal

Berita Terbaru

Daerah

Sat.PolPP Pamekasan, Kembali Tertibkan PKL

Jumat, 23 Feb 2024 - 12:52 WIB

Pendidikan

Kabupaten Indramayu Cetak Generasi Qur’ani Hebat

Jumat, 23 Feb 2024 - 11:33 WIB