PURUK CAHU, Radar-x.net – Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya, H. Rumiadi, mengimbau seluruh nahkoda, pemilik, dan penumpang taksi air rute Muara Teweh–Puruk Cahu–Teluk Jolo untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau panjang.
Imbauan tersebut disampaikan menyusul menurunnya debit dan kedalaman Sungai Barito yang berpotensi mengganggu kelancaran transportasi sungai di wilayah Kabupaten Murung Raya.
“Saya mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap berbagai risiko yang mungkin terjadi. Demi keselamatan dan kenyamanan, ada beberapa hal yang wajib dipersiapkan sebelum berlayar,” ujar Rumiadi saat diwawancarai awak media, Senin (7/9/2026).
Berdasarkan kondisi di lapangan, sejumlah taksi air mengalami kesulitan melintas akibat air sungai yang surut. Kondisi tersebut menyebabkan sejumlah alur pelayaran menjadi lebih dangkal dibandingkan kondisi normal.
Bahkan, beberapa unit kapal dilaporkan sempat kandas di tengah alur saat mengangkut penumpang maupun kebutuhan pokok masyarakat. Kondisi ini menyebabkan perjalanan mengalami keterlambatan.
Rumiadi menegaskan, surutnya Sungai Barito tidak hanya meningkatkan risiko terhadap keselamatan pelayaran, tetapi juga berpotensi menghambat distribusi kebutuhan pokok masyarakat.
Menurutnya, kondisi tersebut perlu mendapat perhatian serius karena sejumlah desa di wilayah Murung Raya masih mengandalkan jalur Sungai Barito sebagai akses utama untuk mobilitas masyarakat maupun distribusi barang.
“Saya berharap para nahkoda dan pemilik taksi air selalu memperhatikan kondisi alur sungai, memastikan kondisi kapal layak beroperasi, serta mengutamakan keselamatan penumpang,” katanya.
Kepada masyarakat yang hendak melakukan perjalanan menggunakan taksi air, Rumiadi juga mengimbau agar mempersiapkan kebutuhan dan logistik secukupnya serta memantau informasi mengenai kondisi cuaca dan ketinggian air sungai sebelum berangkat.
Ia berharap seluruh pihak dapat meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau panjang sehingga aktivitas transportasi sungai tetap berjalan aman dan distribusi kebutuhan masyarakat tidak terganggu. (hbr).
Rumiadi Imbau Pengguna Taksi Air Waspada, Debit Sungai Barito Menurun















