Scroll untuk baca artikel
Hukum

Polda Jatim Pastikan Ada Tersangka Baru Korupsi PEN Rp 12 Miliar di Sampang

181
×

Polda Jatim Pastikan Ada Tersangka Baru Korupsi PEN Rp 12 Miliar di Sampang

Sebarkan artikel ini
Kompol Sodiq Amin, Kanit II Tipidkor Subdit III Polda Jatim Saat Menyatakan Akan Ada Tersangka Baru Kasus Korupsi PEN Rp 12 Miliar di Sampang. (Foto: Istimewa)

SURABAYA, RADAR-X.Net – Polda Jawa Timur melalui Kompol Sodiq Amin, Kanit II Tipidkor Subdit III dalam waktu dekat memastikan ada Tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi Dana Insentif Daerah (DID II) untuk Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebesar Rp 12 miliar di Kabupaten Sampang, Senin (24/02/2025)

Hal tersebut disampaikan Kompol Sodiq Amin saat Jaringan Anti Rasuah Jawa Timur menggelar aksi demo jilid II di depan kantor Mapolda Jawa Timur.

“Dalam waktu dekat tidak menutup kemungkinan saya pastikan ada Tersangka baru, sebelumnya kami sudah menetapkan Tersangka atas nama Hasan Mustofa,” kata Kompol Sodiq saat menemui massa aksi.

Kompol Sodiq juga berjanji akan segera mengirimkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan atau Penyidikan (SP2HP) terbaru kepada Pelapor ialah Rifai, LSM Lasbandra.

“Dalam waktu dekat kami akan kirimkan SP2HP terbaru ke Mas Rifai selaku Pelapor,” terang Kompol Sodiq Amin.

Sementara itu sang orator yang bernama Rofik menegaskan bahwa jika 1x14hari belum kunjung ada penetepan Tersangka baru dan tidak menahan Hasan Mustofa. Mereka mengancam akan menggelar aksi demo jilid III.

“Kalau dalam jangka waktu 1x14hari belum kunjung ada penetepan Tersangka baru, tidak menutup kemungkinan kami akan menggelar aksi jilid III di pertengahan bulan puasa,” tegas Rofik.

Perlu diketahui tema yang diusung pada demo jilid II ialah “Indonesia Terang, Polda Jatim Gelap” dan di penghujung demo sebelum bubar para demonstran menyanyikan lagu Bayar Polisi dari Band Sukatani.

(Faris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

You cannot copy content of this page