![]() |
| Foto : Khaini, |
BANDA ACEH – Dalam rangka memperingati HUT Ke-43 Bank Aceh, Gubernur Aceh, melaunching Bank Aceh Syariah, yang sebelumnya adalah PT. Bank Aceh. Acara tersebut berlangsung di Pendopo Gubernur Aceh, Sabtu (06/08/2016).
Pada kesempatan ini, Gubernur Aceh menyampaikan, apresiasi pada Bank Aceh dengan dedikasi dan pola kinerja yang baik sehingga mendapat posisi Ke-10 tingkat Nasional. “Tercermin dari kinerja Bank Aceh dimana, sampai dengan periode Juni 2016, pencapaian aset sudah mencapai Rp. 20,78 Trilliun, dan realisasi penyaluran kredit sektor usaha pada semester pertama Tahun 2016 sudah meningkat menjadi sebesar Rp.12,89 Triliun,” ujarnya.
Zaini juga menambahkan, langkah awal perbankan syariah ini diharapkan dapat berperan lebih optimal dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat Aceh.
Sementara itu, Ahmad Wijaya Putra, selaku Kepala Perwakilan Otoritas Jasa Keuangan Aceh, menyampaikan, “Konversi Bank Aceh diharapkan kedepan menjadi momentum gagasan dalam menjalankan syariah secara Kaffah dan Bank Aceh tidak hanya menjadi tongkat melainkan konversi Bank Aceh ini dapat menebar hidayah yang membawa berkah.” katanya
“Saya juga berharap, Pemerintah Aceh kedepannya perbankan syariah dapat diterapkan pada tingkat sekolah dasar sehingga proses pengawalan dan pembinaan tidak berakhir sampai disini, melainkan terus memberi saran lebih membangun Bank Aceh kedepannya.” imbuh Ahmad.
Di kesempatan yang sama, Dirut PT Bank Aceh, Busra Abdullah, juga mengatakan, “perubahan fundamental bisnis dari konvensional menjadi syariah ini didukung dengan pertumbuhan Aset Bank yang sangat positif.” paparnya
Masih lanjut Bursa, Tahun ini Bank Aceh berhasil menempati peringkat 1 terbaik rating 118 Bank Umum di Indonesia untuk kelompok Aset.
“Kita terus berupaya memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat Aceh serta mitra strategi pemerintah dalam membangun ekonomi daerah serta memperkuat fundamental ekonomi daerah yang berbasis syariah,” tutupnya. (Khaini Ahmad)












