Pencuri Beras di Madura Divonis Bebas, Korban Keberatan Putusan Pengadilan

0
17

PAMEKASAN, RADAR-X.net – Kasus pencurian beras yang menyeret tersangka T sebagai salah satu pelajar di lembaga swasta di Desa Tampojung Tenggina, Kecamatan Waru, telah selesai menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri (PN) Pamekasan, pada Rabu (9/6/2021).

Sebelumya T dilaporkan oleh Nadir ke Polsek Waru dengan tanda bukti laporan: (TBL)-B/4/V/RES.1.8./2021/RESKRIM/Pamekasan/SPKT Polsek Waru Pada Senin 17/05/2021.

Dalam laporan tersebut pelajar yang masih duduk di bangku kelas 3 SMP tersebut melakukan tindak pidana kriminal dengan mencuri beras di tempat gilingan padi di Dusun Sa’ Asa, Desa Tampojung Tenggina.

Polsek setempat langsung melimpahkan perkara tersebut ke PN. Alhasil persidangan, T divonis hukuman bersyarat. Penyebabnya pelaku masih di bawah umur. Sementara Nadir selaku pelapor mengaku keberatan dengan putusan tersebut.

H. Holis salah seorang korban mengaku sudah lima kali mengalami kehilangan beras. Terakhir kehilangan sebelum hari raya Idul Fitri. Dari lima kali kehilangan tersebut, ia curiga pelakunya adalah orang yang sama.

“Tidak menutup kemungkinan pelakunya orang yang sama,” kata Holis kepada radar-x.net.

Baca Juga:  Belum Ada Titik Temu, Pemilik Lahan Pagari Pintu Masuk Perumahan

Namun tersangka T tidak senanda dengan apa yang telah dicurigai pemilik gilingan ini. Dari lima kali yang dialami kehilangan beras, tersangka hanya mengaku dua kali yang mencuri ditempat gilingan tersebut.

Dari dua karung beras yang diakui, tersangka mengaku mendapatkan uang Rp 300 ribu. Dari hasil penjualan beras tersebut berniat untuk membeli hanphone.

Selanjutnya tersangka menjalani proses penyidikan hinga berlanjut persidangan PN. T divonis hukuman bersyarat. Mengingat pelaku masih di bawah umur. (Hol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.