INDRAMAYU, RADAR-X.net – Proyek Banprov (Bantuan Propinsi) Blok Belakang Bahan Desa Sukra Wetan Kecamatan Sukra Kabupaten Indramayu Propinsi Jawa Barat, disinyalir banyak kecurangan dari segi ketebalan dan kualitas betonnya.
Pada dasarnya pembangunan itu sendiri untuk kemajuan desa untuk mempercepat jalannya roda perkonomian.
Dari pantauan radar-x.net di lapangan, disinyalir banyak kejanggalan dalam penggarapan betonisasi jalan gang. Diantaranya, tidak adanya papan informasi, ketebalan, serta mutu beton itu sendiri.
Hal ini juga disampaikan Iwan, salah satu warga setempat, yang melihat langsung pelaksanaan pekerjaan betonisasi di lingkungannya.
“Karena adanya banyak retakan, kemungkinan besar karena ketebalan yang tipis, dan mutu beton yang dibawah standarisasi,” keluh Iwan.
Ditemui terpisah, Kamin salah satu tokoh pemuda yang juga ketua PAC LSM Nusantara Kecamatan Sukra, menyayangkan hal itu.
“Ini tidak bisa dibiarkan begitu saja, akan saya cek ke lapangan,” kata Kamin.
Selanjutnya, Kamin akan melaporkan hasil temuannya dilapangan ke Ketua DPC LSM Nusantara, untuk diteruskan ke Aparat Penegak Hukum (APH).
“Dan hasil temuan di lapangan akan saya laporkan ke Ketua DPC KPK Nusantara selaku pimpinan tertinggi di wilayah Indramayu,” imbuh Kamin.
Sampai berita ini diturunkan (16/10/21), Kuwu atau pihak pemerintah Desa Sukra Wetan belum bisa dimintai keterangan dikonfirmasi, selaku pengguna anggaran Banprov. (Sod)














