MEDAN, radar-x.net – Akibat Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Pulau Sumatera meluas hingga ke sebagian wilayah Sumatera Utara (Sumut) hingga detik ini, Bacalon Walikota Medan Yudi Irsandi SH, dari jalur Independent ini turun ke jalan.
Dari pantauan awak media, tepatnya di Simpang Bundaran Jl. SIB, Gatot Subroto, Kota Medan nampak jelas Yudi Irsandi SH, membagikan masker bersama Timnya. Kurang lebih 500 masker yang dibagikannya sore tadi, Senin 23 September 2019.
Ketika dikonfirmasi, Yudi Irsandi SH mengatakan bahwa, aksi membagikan masker ini dilakukan karena keperduliannya terhadap kesehatan warga Kota Medan mengingat asap sudah masuk ke Wilayah Medan.


“Ada 3 titik panas dengan tingkat kepercayaan di atas 50 persen di wilayah Sumatera Utara seperti di Kabupaten Labuhanbatu, Kecamatan Panai Tengah ada 2 titik, dan di Kabupaten Labuhanbatu Utara, Kecamatan Kwaluh Hilir ada 1 titik hot spot dan itu terpantau Sensor MODIS (Satelit Terra dan Aqua)”, kata Yudi Irsandi.
Ditambahkannya, bahwa akibat dampak kabut asap tersebut, penyakit bisa saja menghantui masyarakat khususnya warga Kota Medan, terlebih lagi penyakit ispa, dan Bacalon Walikota Medan jalur Independent ini pun merasa riskan dan sedih. Sebab kabut asap telah memasuki Wilayah Kota Medan kita tercinta, ini harus segera kita tangani, terlebih lagi langsung oleh Pemko Medan.
Sebelumnya, Kepala Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan, Edison Kurniawan, Minggu (22/9) mengatakan meski diselimuti kabut asap, kondisi masih terkendali walaupun di bandara menunjukkan ada penurunan visibility atau jarak pandang sekitar 4 hingga 5 km karena terselimuti kabut asap tipis yang teramati dari Stasiun Meteorologi Binaka.
Untuk hotspot atau titik panas dari pukul 07.00 WIB, hasil pantauan Sensor MODIS (Satelit Terra dan Aqua) terdapat 3 titik panas dengan tingkat kepercayaan di atas 50 persen di wilayah Sumatera Utara (Sumut).
Sebelum menutup wawancara Yudi Irsandi SH, sosok Tokoh yang tidak asing lagi di masyarakat, khususnya di Kota Medan, ia adalah pemerhati Kota Medan yang cukup dikenal di kalangan Ormas. Baik itu Ormas Anti Narkoba, Korupsi, Koprs Bela Negara Indonesia, Advokat, dan di Kampus ini juga berharap agar permasalahan asap ini cepat selesai. (Mulya)














