Berita

Panggil Pelapor Dan Para Saksi, Ketua JCW DPD Sampang Apresiasi Kinerja Polres Sampang

166
×

Panggil Pelapor Dan Para Saksi, Ketua JCW DPD Sampang Apresiasi Kinerja Polres Sampang

Sebarkan artikel ini
. Moh. Tohir ketua Lembaga Swadaya Masyarakat - Jatim Coruption Watch (LSM-JCW) kabupaten Sampang.

SAMPANG, RADAR-X.net – H. Moh. Tohir ketua Lembaga Swadaya Masyarakat – Jatim Coruption Watch (LSM-JCW) Dewan Perwakilan Darah (DPD) Sampang, memberikan apresiasi dan acung jempol terhadap kinerja polres Sampang.

Apresiasi tersebut karena polres Sampang telah bekerja secara profesional dalam menangani dan menindaklanjuti laporan masyarakat terkait kasus dugaan penipuan.

Pasalnya, diduga penipuan telah dilakukan oleh orang dekat Sekda Sampang inisial (RK) yang beralamat di Jl. Imam Bonjol Kelurahan Dalpenang Kecamatan/Kabupaten Sampang, Madura – Jawa Timur, yang kini sudah memasuki tahap penyelidikan Polres Sampang dan telah melakukan pemanggilan terhadap saksi-saksi.

Pemanggilan kepada para saksi oleh Polres Sampang, merupakan tindaklanjut atas pelaporan dugaan penipuan yang dilakukan (RK) terhadap Ali Shofa Januar pada tahun 2019 lalu, dengan harus membayar uang nominal kurang lebih sejumlah Rp. 110 juta rupiah (RK) bisa meloloskan istrinya menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Pada Kamis (21/10/2021), Polisi memanggil Ali Shofa Januar yang merupakan pihak pelapor, Slamet Satuli orang tua pelapor dan Ferdi yang merupakan sepupu atau ponakan dari Satuli, mereka dipanggil untuk dimintai keterangan sebagai saksi-saksi.

“Saya sangat mendukung kinerja Polres Sampang yang telah memanggil pelapor dan para saksi, dalam menindaklanjuti laporan yang dibuat oleh Ali Shofa yang melaporkan (RK) karena diduga melakukan penipuan terhadap dirinya.” Ucap H. Moh. Tohir

Bahkan Aba Tohir sapaannya, juga menjelaskan, bahwa pelapor Ali Shofa Januar adalah keponakannya.

“Kami dari JCW, akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas, apalagi korban dari penipuan ini masih keponakan saya sendiri.” Ungkap Aba Tohir

“Kami mengapresiasi, dan berharap kepada polres Sampang, agar terus melakukan pengembangan terhadap kasus ini dan bekerja secara profesional, agar Polres Sampang tidak terkesan tebang pilih dalam menangani kasus.” Harap Aba Tohir. (MK/TIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page