Nasabah KSP Jatuh Sakit, Usai Digruduk KSP Milan

- Penulis Berita

Kamis, 12 Oktober 2017 - 12:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasabah KSP Jatuh Sakit, Usai Digruduk KSP Milan
Kondisi orang Tua nasabah pasca di Gruduk puluhan anggota Polres saat kawal KSP Milan. 



BANYUWANGI, radar-x.net – Akibat kaget disertai rasa ketakutan yang luar biasa mengetahui putra kesayangannya yang menjadi nasabah KSP MILAN digeruduk puluhan anggota Polres Banyuwangi yang kawal dua karyawan KSP MILAN akhirnya Supriyanto (60) jatuh sakit.

Supriyanto yang diketahui memang punya riwayat sakit jantung dan baru beberapa waktu lalu harus dirawat intensif di rumah sakit itu, pada Kamis (12/10/2017) kembali ambruk setelah sakit jantungnya kambuh.

“Saya benar-benar kaget dan takut saat melihat begitu banyaknya polisi yang datang, hanya karena telat bayar bunga pinjamannya anak saya diperlakukan selayaknya teroris saja oleh mereka”, kata Supriyanto lirih.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Supriyanto juga mengaku jika selain kaget dan ketakutan dirinya merasa sangat malu karena harus menjadi tontonan warga sekitar yang heran rumahnya sampai didatangi puluhan anggota kepolisian.

Warga sekitar rumah Supriyanto pun merasa heran setelah mengetahui jika kedatangan rombongan polisi itu ternyata hanya untuk mengawal dua karyawan KSP MILAN yang hendak mengekskusi mobil milik Ndaru anak Supriyanto yang dijaminkan sebagai agunan pinjaman di KSP MILAN.

Baca Juga:  Dua Karyawan Bang Hasyim Diringkus Sat Reskrim Polres Bondowoso

“Kasihan pak Pri mas, dia kan memang baru sembuh dari sakit jantungnya, kok mau ya polisi di suruh-suruh bos koperasi untuk mengawal karyawannya nagih hingga bikin takut warga saja”, Ujar Syam (40) salah satu tetangga Supriyanto.

Seperti diberitakan sebelumnya, dua orang karyawan KSP MILAN dengan dikawal puluhan anggota Polres Banyuwangi mendatangi Ndaru salah satu nasabahnya hingga membuat gempar warga. (Dafid/Tim)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

DPRD Murung Raya Sambut Baik Pemkab Tekan Harga Serta Distribusikan Beras SPHP
Partai PDI Perjuangan di Pastikan Menduduki Pimpinan DPRD Murung Raya
Terkait Potongan Honor Linmas Desa Lembengan, Berikut Hasil Klarifikasinya
Doni Raih Suara Caleg Cukup Tertinggi di Davil III, Patut Diperhitungkan Pilkada 2024
DPRD Mura, Apresiasi Pemilu Berjalan Aman Dan Kondusif
Dewan Minta Potensi Desa Bisa Dioptimalkan
Tingkatkan Sinergisitas, DPRD Mura Coffee Morning dengan Forkopimda
Terkait Isu Tak Sedap, KETUA PGRI Banyuwangi Angkat Bicara
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Februari 2024 - 13:45 WIB

Proyek Jaringan Irigasi Balai Besar Pengairan Diduga Jadi Ajang Mark Up Anggaran

Rabu, 28 Februari 2024 - 13:23 WIB

PPTK Bungkam, Hotmix di Dusun Lidah Dasri Belum Setahun Sudah Retak dan Terangkat

Sabtu, 24 Februari 2024 - 07:08 WIB

Dodo Arman Hadiri Undangan Polda Sumsel, Klarifikasi Laporan Dr Ahmad Rizali

Kamis, 22 Februari 2024 - 22:58 WIB

Terjadi Dugaan Pelanggaran, Ketua Koordinator PKBM Banyuwangi Bungkam

Senin, 19 Februari 2024 - 20:34 WIB

Dinas Perdagangan Sumatra Selatan Dilaporkan ke Kejagung RI

Minggu, 18 Februari 2024 - 21:13 WIB

Terkait Dugaan Mark Up Data, Ketua Amblas Akan Laporkan PKBM Lestari Kebun Dalem ke Kejaksaan

Minggu, 18 Februari 2024 - 15:06 WIB

PKBM Lestari desa Kebun Dalem Banyuwangi Disinyalir Mar Up Data

Rabu, 7 Februari 2024 - 17:06 WIB

Kasudin Cipta Karya Jakarta Timur, Diduga Menerima Gratifikasi dan Menyalahgunakan Jabatan

Berita Terbaru