Sampang, Radar x. net – Dalam memaksimalkan kinerja Pemerintahan di desa, menuju desa yang berpotensi dan maju, serta memiliki daya saing, maka PJ. Kades Karang Gayam Omben Musa’i, membangun sinergitas bersama semua jajaran Staf Desa dan BPD hingga Tokoh Masyarakat.
Kegiatan tersebut bertempat di Balai Desa Karang Gayam Kecamatan Omben Kabupaten Sampang Madura Jawa Timur, pada Sabtu pagi, 13/03/2022, yang juga dihadiri Semua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Semua Perangkat Desa mulai dari Kepala Dusun (Kasun), hingga Tokoh Masyarakat setempat.
Dari penelusuran awak media Radar x dilapangan, rapat tersebut membahas masa depan Desa Karang Gayam, mulia dari sektor Pendidikan hingga Pertanian, dan Perekonomian Masyarakat.
“Mari kita bangun Desa Karang Gayam ini bersama-sama, karena saya yakin bahwa di Desa kita memiliki banyak potensi yang masih belum terangkat dipublik.” Ucap Musa’i PJ. Kades Karang Gayam
“Kalau kita bersatu padu dalam membangun Desa ini, Insya Allah akan ada perubahan yang signifikan untuk kemajuan desa Karang Gayam ini, menuju Desa yang Hebat, Agamis, Indah, Damai serta Kondusif.” Ungkapnya
“Saya selaku PJ. Kades di Desa Karang Gayam ini, saya siap berkolaborasi dan bekerja sama dengan semua pihak demi kemajuan dan perubahan di Desa.” Cetus Musa’i dengan nada datar saat rapat
Sementara, H. Dulla Tokoh Masyarakat setempat mengamini rencana PJ. Kades Karang Gayam yang tersusun sebagai program masa pendek dan masa panjang Pemerintah Desa (Pemdes).
“Semoga dengan keberadaannya PJ. Kades selama menjabat di Desa ini membawa manfaat dan mampu membuat perubahan yang nampak dan manfaatnya bisa rasakan oleh masyarakat Karang Gayam.” Harap H. Dulla Tokoh Masyarakat setempat
Tidak hanya itu, kata H. Dulla.
“Masyarakat berharap kepada PJ kades supaya bisa menata Administrasi Desa dan Administrasi kependudukan tersusun rapi, dan kami yakin bahwa PJ. Kades di Desa Karang Gayam bisa menatanya dengan baik, karena bila kita mengacu pada tugas sebelumnya, ia (Musa’i) menetap di Kantor Kecamatan sebagai staf Kecamatan.” Tutup H. Dulla
(Korwil Madura / TIM)














