Masyarakat Kampung Baru Pertanyakan Laporan Penggelapan Dana Desa Ke Inspektorat Agara

0
0
Masyarakat dan BPK Kute Kampung Baru Kecamatan Badar, Mendatangi Kantor Inspektorat Kabupaten Aceh Terkait Tindak Lanjut Laporan Mereka. (Foto:Riko)

ACEH TENGGARA, RADAR-X.net – Masyarakat Beserta Badan Permusyawaratan Kute (BPK) Kampung Baru Kecamatan Badar Mendatangi Kantor Inspektorat Kabupaten Aceh Tenggara Terkait Penggelapan Dana Desa Oleh Mantan Pj. Pengulu Kute Kampung Baru, Rabu (21/07/2021).

Tokoh Masyarakat Kute Kampung Baru, Ispandi Pios mengatakan, Masyarakat bersama Badan Permusyawaratan Kute (BPK) sudah melakukan rapat klarifikasi Dana Desa dengan Sekwilcam Badar, Kapolsek Badar, Danramil Badar, Inspektorat, Pj. Pengulu, Pendamping Desa, Perangkat Desa, Tokoh Agama dan Tokoh Pemuda Kampung Baru.

“Tetapi Muslim selaku Pj. Pengulu Kute Kampung Baru, tidak hadir, dan kami melihat tidak ada etikat baik dari Pj. Pengulu Kute Kampung Baru.” Kata Ispandi.

“Maka dari itu, kami mendatangi Inspektorat sebagai tim audit dari Pemerintah Daerah, agar segera menindak lanjuti laporan kami pada tanggal 24 Juni 2021 dengan nomor surat: 29/BPK/K-KB/2021 Tentang Penggelapan Dana Desa Kampung Baru.” Terang Ispandi.

Ispandi juga menyebutkan, Muslim Pj. Pengulu Kute Kampung Baru sudah mengundurkan diri, tetapi tak kunjung memberi laporan pertanggungjawaban kepada pihak desa, dan kami khawatir dana desa tahun anggaran 2021 yang sudah di cairkan sampai tahap ke II di salahgunakan oleh Muslim.

Baca Juga:  "Miris", Lahan Nenek Seluas 7.700 m² Diklaim Milik Oknum Pengusaha

“Kami meminta kepada Inspektorat Kabupaten Aceh Tenggara, agar memberikan salinan rencana kegiatan penggunaan dana desa, dan melakukan Audit Khusus atau Pemeriksaan Khusus, supaya tidak menimbulkan persoalan yang lebih buruk dikalangan masyarakat Kute Kampung Baru,” harap Ispandi.

Sementara Itu, Rasuman selaku Auditor Madya di Inspektorat Kabupaten Aceh membenarkan, bahwa masyarakat kampung baru mendatangi kantor inspektorat, mempertanyakan laporan mereka yang tak kunjung diproses.

“Kita menyambut dengan baik kedatangan mereka, dan kita juga menanggapi laporan mereka yang sudah masuk ke inspektorat.” Sebut Rasuman.

Rasuman juga menjelaskan, laporan lagi dalam proses, pihaknya sudah mengeluarkan Surat Perintah Tugas (SPT) dengan nomor: 700/191/SPT/IK/2021 ada tiga desa yang akan kita lakukan Pemeriksaan Khusus Dana Kute yaitu, Kute Kampung Baru Kecamatan Badar, Kute Lengat Selian Kecamatan Bukit Tusam, Kute Terutung Payung Hulu Kecamatan Bambel, terhitung mulai pada tanggal 14 s/d 25 Juli 2021 yang di tanda tangani oleh Inspektur Inspektorat Kabupaten Aceh Tenggara Abd. Kariman.

Lanjut Rasuman, baru dua Desa yang sudah di periksa yaitu Desa Kute Lengat Selian dan Desa Kute Terutu Payung.

Baca Juga:  LSM KPK Nusantara Pertayakan Dinas Inspektorat Terkait Pengembalian Temuan BPK

Untuk desa Kampung Baru, Rasuman mengatakan, pihaknya sudah pernah melakukan komunikasi dengan Muslim selaku Pj. Pengulu Kute Kampung Baru, terkait pemeriksaan dana desa yang dilaporkan oleh Masyarakat dan BPK Kute Kampung Baru.

“Saat di hubungi tim inspektorat, Muslim mengatakan, kalau dirinya lagi tidak berada di tempat, karena ada kegiatan di luar,” kata Rasuman di hadapan warga setempat saat mempertanyakan tindaklanjut laporan mereka. 

Karena menjelang Idul Adha pihaknya belum bisa turun ke Kute Kampung Baru untuk melakukan pemeriksaan, berhubungan tim dalam SPT belum dapat hadir semua, kalo tim sudah hadir semuanya, maka dalam waktu dekat ini kami akan turun ke Kute Kampung Baru,” pungkas Rasuman. (RH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.