BANYUWANGI, Radar-X.Net – Mencuatnya kasus pesta miras yang melibatkan dua orang pelajar perempuan dan empat orang oknum aparat di kabupaten Banyuwangi mendapat perhatian serius dari berbagai pihak.
Salah satunya datang dari LSM LIDIK, melalui kordinatornya yang bernama Sujiyono, dengan tegas menyatakan jika pihaknya siap mendampingi korban dan mengawal kasus itu sampai tuntas.
“Korban diketahui masih dibawah umur dan berstatus pelajar, pelakunya diduga adalah oknum aparat yang seharusnya bisa melindungi serta mengayomi ini malah merusak masa depan mereka. Hal ini tidak bisa ditolerir, oknum seperti ini harus mendapatkan sanksi tegas dan hukuman yang berat. Untuk itu, melalui lembaga saya siap mendampingi korban serta mengawal kasus ini hingga tuntas mas,” kata Sujiyono saat ditemui dirumahnya.
Pasalnya, kasus yang ramai diberitakan media masa beberapa hari ini bermula dari pesta miras yang diselenggarakan oleh 2 oknum anggota polisi yang berdinas di polsek Tegaldlimo dan juga 2 oknum anggota polhut (Polisi Hutan) itu, terungkap setelah 2 pelajar perempuan yang diajak berpesta miras oleh para oknum yang masing-masing masih duduk di bangku sekolah menengah atas dan sekolah menengah pertama mengalami over dosis minuman hingga harus dirawat di puskesmas setempat.
Ironisnya, saat mengetahui kedua pelajar itu teler akibat minuman ke empat oknum petugas bukannya menolong tapi malah menelantarkan salah satu pelajar itu dikandang sapi hingga ditemukan oleh warga si pemilik kandang.
Sedangkan yang lebih memprihatinkan lagi, diduga salah satu pelajar perempuan itu ternyata juga mengalami tindak pencabulan dari salah satu oknum petugas tersebut. (Dafid F/Tim)













