Kalapas Bondowoso, Ade Kusmanto menyampaikan bahwa kegiatan Khataman Quran dilaksanakan untuk kembali mendekatkan warga binaan dengan Allah SWT.
“Kegiatan ini dilaksanakan untuk mendekatkan kembali warga binaan kepada Allah SWT. agar warga binaan tidak melakukan perbuatan yang merugikan,” katanya.
Ade juga menyampaikan bahwa Menteri Hukum dan HAM, Yassona Laoly berpesan kepada dirinya untuk terus mengadakan kegiatan religius.
Hal ini kata dia, juga merupakan momentum revolusi mental seluruh jajaran Pemasyarakatan dan memulihkan hubungan, lingkungan hidup dan kehidupan bagi warga binaan.
“Menteri Yassona Laoly berpesan kepada saya untuk terus melaksanakan kegiatan religius seperti sekarang ini. Menteri Hukum dan HAM mengatakan bahwa khatam quran harus menjadi momentum untuk revolusi mental seluruh jajaran pemasyarakatan dan memulihkan hubungan hidup, kehidupan dan penghidupan warga binaan,” tambah Ade.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bondowoso, Acmad Dhafir yang turut hadir dalam acara tersebut mengatakan bahwa warga binaan bukan penjahat, hanya tersesat belum terlambat untuk bertobat.
Oleh karena itu, masyarakat serta negera harus hadir serta berperan aktif dalam memulihkan kehidupan warga binaan.
“Inilah sebenarnya Lapas yang hakiki, Lapas yang sebenarnya bukan hanya di taruh disini menunggu selesainya fonis, tetapi setiap saat selalu di bina rohaninya, bahkan di jaga ibadahnya dengan menghadirkan Ulamak di sekitar Bondowoso untuk membimbing mereka.” kata ketua DPRD Bondowoso.
“Mereka disini tidak hanya di bimbing secara fisik namun mereka di persiapkan nanti untuk bisa menjadi manusia yang lebih baik dan bisa menjadi panutan masyarakat,” pungkasnya. (Sukri)

















