![]() ![]() |
| Kapolres Bondowoso AKBP Afrizal SIK. (Foto:Sukri) |
Kapolres Bondowoso saat membuka kegiatan menjelaskan, tes psikologi ini dilakukan untuk mengetahui keadaan psikologi personil masing-masing agar dalam pelaksanaan tugas kepolisian berjalan dengan semestinya.
Ia menyebutkan, melalui tes ini diharapkan kesatuan mendapatkan data psikologi mulai dari tingkat kecerdasan, intelektual, emoisional, pengendalian diri dalam bertugas.
“Dengan kegiatan ini, diharapkan kesatuan dapat mengetahui tingkat kecerdasan, intelektual, tingkat emosional, pengendalian diri, penyesuaian diri dalam bertugas terutama bagi personil yang dipercaya untuk memegang senjata api. Dalam tes ini, yang diukur adalah sikap atau perilaku anggota,” terang Kapolres.
Kapolres menambahkan, hasil yang diperoleh masing – masing personil akan menentukan kelayakan personil yang menggunakan senpi nantinya. Namun, ini hanya salah satu persyaratan saja, bukan berarti personil tersebut harus memegang senpi.
Menurutnya, kelayakan personil untuk memegang senpi juga harus mendapat rekomendasi dari pejabat Polres serta kelengkapan administrasi lainnya.
Tes ini, diselenggarakan oleh Biro SDM Polda Jatim yang merupakan kegiatan rutin dan berkala di Polres Jajaran Polda Jatim dalam rangka pemberian pelayanan terhadap personil di kewilayahan. (Sukri)















