KS SDN Tamansari 03 Mumbulsari Keluhkan Hasil Proyek Pelaksana CV Puspa Mandiri

0
5

JEMBER, RADAR-X.net – Program pembangunan infrastruktur pemerintah kabupaten Jember yang dialokasikan pada Rehabilitasi sedang/berat ruang kelas sekolah SDN Tamansari 03 kecamatan Mumbulsari dikeluhkan kepala sekolah.

Pasalnya, rehabilitasi yang dilaksanakan oleh Cv Puspa Mandiri mulai dikerjakan pada 26 Agustus 2019 selesai 8 Desember 2019 yang lalu, ternyata menghasilkan fisik bangunan gedung yang meragukan untuk ditempati kegiatan sarana belajar mengajar.

Hal itu, dikatakan Nanang Kuntjoro Kepala SDN 03 Tamansari kecamatan Mumbulsari kabupaten Jember pada media. Rabu, 23 Juni 2021.

Keraguan Nanang Kuntjoro sebagai Kepala SDN 03 Tamansari kecamatan Mumbulsari itu bukan tanpa alasan, akan tetapi setelah terjadinya musibah ambruknya bangunan sekolah dasar Keting kecamatan Jombang dan Ambruknya atap gedung kantor kecamatan Jenggawah pada tahun 2019 yang lalu.

“Pihak kontraktor pelaksana Cv Puspa Mandiri tiba-tiba datang kembali le sekolah kami ini dengan membawa banyak Galvalom yang kemudian dipasang untuk sulaman, mungkin maksudnya agar jarak pasangan Galvalomnya semakin rapat,” Kata Nanang pada media dikantornya.

“Ya paling tidak saya sebagai kepala sekolah itu diberi tau juga gambar perencanaan pembangunan gedung sekolah kami ini, sehingga saya tau di RABnya menggunakan Galvalom mereknya apa Ukuran ketebalan Galvalomnya yang berapa, artinya saya bisa mengetahui seperti apa sih specknya. Karna yang saya tau saat pelaksanaan proyek sekolah kami kemarin itu jarak galvalomnya 110 Cm. Makanya begitu ada kabar gedung sekolah Keting dan atap pendopo kecamatan Jenggawah ambruk galvalom sekolah kami ditambah lagi beberapa lonjor sama kontraktornya. Padahal waktu itu pengerjaannya proyek sudah selesai, ya untungnya sekarang sekolah masih libur,” Jelas Nanang. 

Baca Juga:  Latihan Bantuan Tembakan Terpadu di Situbondo, Libatkan 3 Matra TNI

Sementara pelaksana Cv Puspa Mandiri saat dikonfirmasi awak media, sayangnya orang yang disebut sebagai pelaksananya oleh Nanang Kuntjoro mengaku bukan pelaksana Cv Puspa Mandiri.

Terkait apa dan bagaimananya langkah pejabat dinas pendidikan Jember menyikapi persoalan ini.? Bersambung….

(Ltf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.