Daerah

Kohati Sampang Soroti Kinerja Polres Sampang

×

Kohati Sampang Soroti Kinerja Polres Sampang

Sebarkan artikel ini

foto : istimewa

Sampang, Radar x. net – Kohati Cabang Sampang Mengecam Kinerja Kapolres Kabupaten Sampang dalam Penanganan Kasus Pencabulan di Robatal

Dalam hal ini Korps HMI-Wati (Kohati) Cabang Sampang Jawa Timur menyatakan sikap tegas terhadap kinerja Polres Kabupaten Sampang yang dinilai lalai dan tidak menunjukkan keseriusan dalam menangani kasus pencabulan yang terjadi di Kecamatan Robatal Kabupaten Sampang Madura Jawa Timur.

Menurut pernyataannya, bahwa kasus ini telah mencederai rasa keadilan masyarakat, terutama kaum perempuan dan anak-anak yang seharusnya mendapatkan perlindungan khusus dan maksimal dari negara melalui aparat penegak hukum.

Berdasarkan hasil penelusuran media ini dilapangan, Kohati menilai bahwa sikap lamban dan kurang transparan dari pihak kepolisian dalam memproses kasus ini menunjukkan adanya ketidakpekaan terhadap penderitaan korban beserta keluarganya. Padahal, kasus pencabulan bukan hanya pelanggaran hukum, tetapi juga bentuk kejahatan kemanusiaan yang dapat meninggalkan trauma mendalam bagi korban. Penanganan yang setengah hati dikhawatirkan akan melanggengkan budaya impunitas dan melemahkan upaya perlindungan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Sampang.

Sebagai organisasi perempuan di bawah naungan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Kohati Cabang Sampang menegaskan bahwa perlindungan terhadap perempuan dan anak merupakan tanggung jawab bersama, dan aparat kepolisian memiliki posisi vital dalam memastikan hal tersebut. Karena itu, Kohati mengecam keras kelalaian Polres Sampang dalam menangani perkara ini dan mendesak agar segera dilakukan langkah-langkah konkret berupa:

1. Memproses kasus secara transparan dan akuntabel, tanpa pandang bulu terhadap siapapun pelakunya.

2. Memberikan pendampingan hukum dan psikologis kepada korban agar tidak semakin tertekan secara mental.

3. Menjamin bahwa proses hukum berjalan cepat, tuntas, serta memberikan hukuman yang setimpal kepada pelaku sebagai efek jera.

Kohati juga mengingatkan bahwa setiap bentuk kelalaian aparat dalam menegakkan hukum akan berimbas langsung pada hilangnya kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. Jika aparat tidak segera bertindak tegas, masyarakat akan menilai bahwa hukum hanya tajam ke bawah dan tumpul ke atas.

Melalui pernyataan ini, Kohati Cabang Sampang menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kasus pencabulan di Robatal sampai benar-benar tuntas, serta memastikan bahwa hak-hak korban dipenuhi. Kohati menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat, khususnya kaum perempuan dan mahasiswa, untuk ikut mengawasi proses hukum agar tidak ada lagi kasus serupa yang dibiarkan berlarut tanpa kejelasan.

(Wahed/Korwil Madura)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page