Gaya HidupTerbaru

Hutijah PMI Arab Saudi Asal Sampang, Tersiksa Saat Indonesia Sedang Merayakan HUT RI

×

Hutijah PMI Arab Saudi Asal Sampang, Tersiksa Saat Indonesia Sedang Merayakan HUT RI

Sebarkan artikel ini

SAMPANG, radar-x.net – Disaat warga Indonesia sedang merayakan kemenangan HUT RI yang ke 75, namun dibalik semua itu ada kisah miris yang dialami warga Indonesai Hutijah Binti Awi (49) PMI Arab Saudi, warga asal Dusun Anyer, desa Panyirangan, Kecamatan Pengarengan Kabupaten Sampang, Madura – Jawa Timur.

Pasalnya, Hutijah tersebut kurang lebih sudah 17 thn mengorbankan tenaganya sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) Arab Saudi yang perjuangannya kini berakhir dituduh dengan telah melakukan sihir (ilmu hitam) oleh Majikannya sendiri.

Berdasarkan informasi dari Mr.X, dituduhnya (HT) terduga sebagai pelaku praktek sihir (ilmu hitam), yaitu bermula dari beberapa peristiwa terjadi yang dialami oleh keluarga Bader Mohammed di Al Qaisumah Arab Saudi beberapa waktu yang lalu.

Nurus samsi Keluarga korban Kepada radar-x Biro Sampang, Sabtu 22/08/2020 mengatakan, bahwa (HT) kakak dari Nurus Samsi dituduh telah melakukan sihir pada keluarga majikannya dimana tempat itu korban (HT) bekerja selama 17 tahun lebih.

Masih kata Nurus Samsi, tuduhan itu muncul setelah keluarga majikannya mengalami beberapa kejadian, diantaranya si Majikan terjatuh dan mengalami akibat patah tulang, kemuadian selang satu minggu anak dari keluarga tersebut (anak dari Majikannya) kecelakaan lalu lintas.

“Tuduhan itu dikuatkan setelah keluarga Majikan mendatangi salah satu orang pintar (Peramal), dengan mendapatkan jawaban dari orang pintar tersebut, bahwa semua peristiwa itu akibat dari sihir (ilmu hitam) orang Indonesia,” ungkap Samsi dengan rasa sedih.

Sementara Sofa Anak Korban membenarkan, bahwa orang tuanya (HT) sedang mengalami masalah di tempat ia bekerja sebagai PMI Arab.

“Ya betul mas…! Ummi saya sedang ada masalah di arab, ia dituduh melakukan sihir (ilmu hitam) oleh majikannya, padahal itu tidah benar”. Kata Sofa.

Saat disinggung komunikasi terakhir dengan umminya. Sofa menjelaskan, “Terakhir ummi nelpon ke saya pada hari Senin 17/08/2020. “Nak…! Ummi minta tolong nak…! Ummi sedang di bawa ke kantor polisi nak,” ucap Sofa sembari meniru suara Umminya di balik telpon seluller.

Singkat cerita sofa mengatakan, Sejak peristiwa itu sampai saat ini HP Umminya tidak bisa dihubungi, kadang aktif tetapi tidak diangkat.

Sofa berharap kepada pemerintah Indonesia dari pusat sampai daerah, agar bisa membantu permasalahan yang sedang menimpa ummi Sofa di Arab saudi.

Hingga berita ini dinaikkan, kelurga korban masih belum memberitahukan kepada Dinas terkait dengan PMI Arab Saudi. (MK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page