SAMPANG, RADAR-X.net – Minimnya para petani menanam tembakau pada kemarau tahun ini, berakibat dan berdampak pada harga di pasaran. Sabtu (09/09/2022).
Pasalnya, harga pasaran tembakau yang berkualitas bisa dikatakan naik dragtis daripada tahun kemarin, yang saat ini mencapai kisaran Rp.55.000/kg. Namun ada juga harga tembakau yang dibawah Rp. 50.000 s/d Rp. 25.000/kg tergantung kualitasnya.


Pantauan media ini di lapangan, kondisi ini dimanfaatkan oleh petani dari hasil panen tembakaunya, hingga bisa dikatakan tahun ini petani tembakau mampu meraup hasil atau keuntungan besar.
Pasalnya, harga daun tembakau kondisi kering meningkat drastis bila dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya dihargai jauh di bawah Kisaran Rp.50.000 perkilogram, meski kualitatif terbaik.
“Meroketnya harga tembakau tahun ini disebabkan karena minimnya petani menanam tembakau”.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Kabupaten Sampang Madura – Jawa Timur, Sapta Nuris Ramlan.
“Naiknya harga pasaran tembakau, disebabkan oleh minimnya petani dalam menanam tembakau dimusim kemarau tahun ini.” Ucapnya
“Itu terjadi lantaran para petani di Kabupaten Sampang sempat ragu karena di awal musim kemarau kemarin cuaca tidak menentu, kadang hujan dan kadang panas sehingga masyarakat was-was menanam tembakau.” Lanjutnya
Dikatakannya, Bahwa pada awal kemarau banyak tanaman tembakau milik petani rusak akibat terlalu sering diguyur hujan
“Minimnya tanaman tembakau tidak hanya terjadi di Sampang, di daerah lainnya juga, di Pamekasan biasanya ada sekitar 35 hektare tanaman tembakau tapi musim ini hanya 20 hektare,” ujarnya
Terpisah, Ach. Jari petani asal Dusun Lor Polor Desa Karang Gayam Kecamatan Omben Sampang Jawa Timur, dirinya mengatakan bahwa harga pasaran tembakau saat ini mencapai harga Rp 50.000 lebih.
“Ya betul ..! Harga tembakau sekarang mencapai hingga Rp. 50.000/kg, tapi yang kualitas bagus.” Ucap Ach. Jari saat ditemui di kediamannya. Kamis (07/09/2022)
Namun dirinya mengaku tidak tahu penyebab kenaikan harga tersebut, apakah ini dampak dari kenaikan Harga BBM.
“Namun, Alhamdulillah.., dengan naiknya harga tembakau, hasil dari panen tembakau bisa menambah kebutuhan keluarga, apalagi sekarang harga kebutuhan pokok naik semua.” Pungkasnya
(Korwil Madura/Tim)














