![]() ![]() |
| Ria Asrin,SH Partnership Manager Tone Indonesia,Foto: Herry, |
JEMBER – Mayoritas nelayan Indonesi adalah nelayan tradisional, termasuk sekitar 14 ribu nelayan Puger di Jember yang masih mengandalkan penangkapan berdasarkan pengalaman atau insting, selain hasil tangkapan tidak bisa maksimal juga tidak efisien.
Salah satu terobosan baru, di era digital yang dikembangkan Tone Indonesia, yaitu dengan M. Fish, Aplikasi digital ini mampu mencari lokasi keberadaan ikan (Fishing Ground). Sehingga hasil tangkapan bisa lebih banyak atau meningkatkan hasil tangkapan. Kondisi cuaca juga mampu menghemat biaya bahan bakar karena dalam operasionalnya sudah ada tujuan wilayah penangkapan. “Perusahaan kami, Tone Indonesia membuat Mobil Platform, di dalamnya ada aplikasi buat sosial impact (hal-hal yang berbau sosial-red), kenapa kami pilih Jember? karena kami melihat potensi nelayannya besar, kami sudah memberikan aplikasi ini untuk Pilot Projek di Mataram (NTB), 3 Kabupaten di Madura yaitu Bangkalan, Pamekasan Dan Sumenep, dari total 2 pulau itu ada 200 nelayan yang sudah dibekali aplikasi M. Fish.” Terang Ria Asrin, Partnership Manager Tone Indonesia, Kamis (24/03/2016).
Aplikasi M.Fish itu apa? ujar Ria Asrin lebih lanjut, Aplikasi M. Fish adalah aplikasi yang membuat nelayan lebih aman dalam melakukan pencarian ikan, membuat nelayan lebih efekti karena sudah tahu kemana arah yang di tuju kemudian pulangnya tidak muter-muter sehingga hemat solar (bahan bakar) otomatis secara ekonomi biaya untuk melaut turun.
“Kita sudah bicara dengan Kepala Pelabuhan Perikanan yang juga Kepala Syah bandar Puger, beliau menyambut baik aplikasi ini. Sekarang ini, bagaimana caranya kita men-digitalkan nelayan Indonesia karena semua era sudah serba digital, kalau memang digital itu bisa membantu nelayan, memberdayakan nelayan mengapa tidak kita coba. Rencanaya kita ingin mengambil proyek percontohan di Puger, kita belum tentukan berapa jumlah nelayannya. Mudah-mudahan kedepan ini lancar sehingga nelayan bisa memakai aplikasi M. Fish. Ini juga berguna bagi Dinas Perikanan Dan Kelautan karena bisa mendapatkan penarikan data nelayan, berapa hasil tangkapan ikan pada hari itu dan di jual berapa. “papar perempuan asal Jember ini dengan tegas .(herry)














