Aceh Tenggara, Radar-x.net – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Aceh Tenggara Mencanangkan Program Gerakan Kader Dampingi Orang Ber KB (Gedor KB) dalam rangka mempercepat penurunan stunting di Kabupaten Aceh Tenggara.
“Program Gedor KB kita canangkan pada Pekan Pelayanan KB dan Peringatan Hari Ibu ke-95 Tahun 2023 di Puskesmas Lawe Sumur bertujuan dengan Ber-KB, Ibu Sehat, Keluarga Bebas Stunting, Indonesia Sejahtera,” kata Kepala DPPKB Aceh Tenggara, Budi Afrizal kepada Radar-x.net, Kamis (23/11/2023).
Budi mengatakan, KB penting dalam upaya pencegahan stunting. Terjadinya stunting bukan hanya soal malnutrisi atau kurangnya gizi pada anak, dikarenakan terbatasnya pemahaman tentang pengasuhan selama periode kehamilan juga menjadi faktor yang mempengaruhi.
Banyak kehamilan berisiko, karena hamil di usia terlalu muda dan terlalu tua, memiliki anak terlalu banyak, dan jarak kelahiran yang terlalu dekat. terang Budi


Budi juga menyebutkan, masih tingginya unmet need KB dan masih rendahnya kesertaan KB metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP). Dikarenakan tidak ada yang memfasilitasi masyarakat yang ingin ber KB.
“Dengan adanya Program Gedor KB yang langsung menyambangi ke rumah masyarakat, semoga masyarakat dapat merasakan fasilitas ber KB,” ujarnya
Selain itu, kata Budi, dalam mempercepat penurunan stunting, pihaknya langsung terjun kelapangan dan melakukan pantauan serta pendampingan oleh kader TPK.
“Pada pekan pelayan KB, selain program Gedor KB di canangkan, kita juga melayani pemasangan KB gratis berbagai jenis dan metode kontrasepsi seperti Intera Uterine Device (IUD), Medis Operatif Wanita (MOW) dan Medis Operatif Pria (MOP), Implant, Suntik, Pil, Kondom,” tutur Budi
Budi berharap, dengan adanya Gedor KB dan Pekan Pelayanan KB dapat mencapai target sasaran strategis BKBKN serta keberhasilan indikator yang telah ditetapkan. (RH).














