BeritaPemerintahanTerbaru

Disdagperinaker Agara Gelar Pelatihan Menjahit dan Pertukangan

×

Disdagperinaker Agara Gelar Pelatihan Menjahit dan Pertukangan

Sebarkan artikel ini
Photo, Peserta Pelatihan Menjahit Saat Mengikuti Pelatihan Yang Dibimbing Instruktur.

Aceh Tenggara, Radar-x.net – Dinas Perdagangan, Perindustrian Dan Tenaga Kerja (Disdagperinaker) Aceh Tenggara (Agara) berupaya produksi masyarakat siap kerja dengan menggelar pelatihan menjahit dan pertukangan.

Kepala Disdagperinaker Agara, Rahmat Padli, SSTP menyampaikan, kegiatan pelatihan keterampilan pencarian kerja berdasarkan klaster kompetisi, diperuntukkan kepada masyarakat.

“Program pelatihan menjahit dan pertukangan upaya meningkatkan keterampilan bagi pencari kerja di Kabupaten Aceh Tenggara. Kami harap masyarakat bisa memanfaatkan kesempatan baik ini,” kata Rahmat Padli diruang kerjanya kepada wartawan Radar-x.net, Kamis (31/08/2023).

Ia berharap agar peserta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh, sebab peserta pelatihan merupakan masyarakat yang belum memiliki keterampilan kerja, dengan adanya kesempatan ini, agar serius dimanfaatkan dan diikuti dengan baik.

Kegiatan ini diadakan sebagai salah satu wujud nyata upaya pemerintah untuk menekan angka pengangguran di Kabupaten Aceh Tenggara. Ungkapnya

Photo, Peserta Pelatihan Pertukangan Saat Melakukan Peraktek Lapangan di Kantor Disdagperinaker AgaraYang Dibimbing Instruktur.

Pada kesempatan yang sama Kabid Naker, Febriza Ihsan, SE, MM selaku PPTK Kegiatan mengemukakan, pelatihan diselenggarakan selama enam hari mulai 29 Agustus 2023 sampai dengan 03 September 2023.

“Pelatihan ini di ikuti sebanyak 80 peserta dari 16 Kecamatan yang ada di Kabupaten Aceh Tenggara. Masing-masing dipandu instruktur yang membidangi, Setiap kelas menjahit dan pertukangan,” jelasnya.

Untuk lokasi kegiatan dibagi menjadi dua lokasi, pelatihan menjahit dilaksanakan di gedung SMK Negeri 1 Kutacane yang berada di Kute Gumpang Jaya Kacamatan Babussalam dan pelatihan pertukangan dilaksanakan di gedung SMK Negeri 2 Kutacane yang bertempat di Kute Kumbang Indah Kecamatan Badar.

Peserta pelatihan Menjahit sebanyak 40 orang dan peserta pelatihan pertukangan sebanyak 40 orang dengan rincian 33 orang merupakan katagori miskin ektrem P3KE, kemudian 27 orang katagori miskin ekonomi lemah, selanjutnya 20 orang merupakan alumni SMK. terangnya

Tujuan, masih kata Febriza, untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia yang siap kerja dalam rangka pengentasan pengangguran dan kemiskinan di Kabupaten Aceh Tenggara.

Pihaknya berharap dengan bekal pelatihan bisa mendapatkan ketrampilan yang mandiri. Dan alat yang di berikan kami mengimbau untuk tidak dijual, dikarenakan pihaknya akan melakukan pembinaan secara random.

Begitu juga dengan alumni SMK dengan selesai mengikuti keterampilan ini, diharapkan menjadi corong yang mampu siap kerja di dunia industri. Tandasnya

Sementara itu, salah satu peserta pelatihan menjahit, Yeni Septiani mengaku senang dan bersyukur bisa menjadi peserta pelatihan, selain mendapatkan ilmu pengetahuan nantinya kami juga dapat menambah penghasilan bagi keluarga. Dirinya juga mengaku belum memiliki kemampuan dalam menjahit, untuk itu mengikuti pelatihan agar memiliki kemampuan menjahit.

“Kami berharap dengan mengikuti pelatihan ini bisa lebih banyak dapat materi dan praktek langsung untuk bekal sehingga kami pintar menjahit dan lebih berkembang lagi, mana tau bisa membuka usaha butik atau jadi desainer,” pungkasnya. (RH).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page