BeritaSosialTerbaruTNI

Danyonif Raider 514 Kostrad Terjun Langsung Sasaran Kegiatan Kerja Bhakti Lokasi Banjir Bandang

×

Danyonif Raider 514 Kostrad Terjun Langsung Sasaran Kegiatan Kerja Bhakti Lokasi Banjir Bandang

Sebarkan artikel ini

BONDOWOSO, radar-x.net – Kegiatan Kemanusiaan (Kerja Bhakti) Danyonif Raider 514 Mayor Inf Danang Biantoro S.I.P, M.Si, bersama Unsur Terkait Pasca Banjir Bandang bercampur lumpur di wilayah Kecamatan Ijen Kabupaten Bondowoso. Kamis (30/01/2020).

Kerja Bhakti tersebut dilaksanakan oleh Personel Yonif raider 514, Polri, BPBD, Unsur Tagana, dan Unsur Pemerintah Desa sejumlah 100 Personel yang dipimpin langsung oleh Danyonif Raider 514 Kostrad.

Sasaran kegiatan Kerja Bhakti tersebut yakni di Lumpur dan Sisa-Sisa Material yang terbawa Banjir Bandang serta Reruntuhan Rumah yang roboh di 2 (Dua) Desa yang terdampak Bencana Alam Banjir Bandang diantaranya Desa Sempol,Kampung Waru dan Desa Kalisat Kecamatan Ijen Kabupaten Bondowoso.

Kegiatan tersebut dikandung maksud untuk membantu warga sekitar dalam hal pembersihan dan sedikit perbaikan Rumah yang rusak ringan maupun rusak berat, sementara Warga yang rumahnya mengalami rusak berat mengungsi di tempat evakuasi ataupun kerabat warga.

Saat dikonfirmasi Danyonif Raider 51/Kostrad mengatakan, “kami saat ini sudah tiba dilokasi di Desa Sempol Kecamatan Ijen Kabupaten Bondowoso bersama seluruh Instansi yang terkait dan relawan. Kami akan selalu ada dan selalu siap untuk membantu Masyarakat kami khususnya di Bondowoso dan umumnya di seluruh wilayah Indonesia.

Menurutnya, pihaknya beserta akan selalu stanbay dan siap bergerak kapanpun jika dibutuhkan untuk membantu Masyarakat kami tercinta, karena sejatinya “BHAKTI KAMI HANYA UNTUK BANGSA DAN MASYARAKAT YANG TERCINTA”. Ia juga berharap, semoga Masyarakat yang kena dampak banjir bisa tabah dan selalu diberikan kesahatan serta keselamatan.

“Selain mengirimkan 1 Pleton Prajurit, Yonif Raider 514 Kostrad juga membawa perlengkapan yang dibutuhkan dilokasi bencana seperti 25 buah cangkul, 25 buah parang, kompor lapangan, tenda pleton, velbed dan alat komunikasi/perhubungan seperti HT WLN, solar cell, generator, radio rig dll, serta alat-alat pendukung kesehatan lengkap dengan ambulance dan 2 Truk.” Terangnya. (Nur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page