![]() ![]() |
| Foto : Abas, |
BONDOWOSO – Ratusan Guru ngaji dari berbagai Dusun se wilayah Kec. Maesan berkumpul mengikuti kegiatan religi dengan tajuk Kecamatan Maesan Bersholawat memadati pendopo Kecamatan Maesan Kab. Bondowoso. Jum’at (09-09-2016) pukul 18:30 WIB.
Hadir dalam sholawatan yang diselenggarakan oleh Kecamatan Maesan ini, H. Tohari, S.Ag., Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), sekaligus Anggota DPRD Bondowoso, Danramil Maesan, KH. Abdul Wahed, Rois MWC NU Kec. Maesan, KH. Abu Bakar, Sucolor, KH. Zaini, Sumber Anyar, serta seluruh kepala Desa wilayah Maesan dan ratusan guru ngaji, tokoh masyarakat.
Pada kesempatan ini, Camat Maesan, Rizki, dalam sambutannya menyampaikan, pentingnya peran guru ngaji dalam mendidik genarasi bangsa yang tidak hanya memiliki kualitas iptek tapi juga kualitas imtaq yang kuat.
Dalam hal ini, acara sholawatan untuk mendoakan warga Bondowoso khususnya warga se wilayah kec. Maesan agar mendapat keselamatan dalam segala hal, termasuk peningkatan kesejahteraan dan perkembangan pembangunan di masa-masa mendatang. “Dengan bersholawat bersama ratusan guru ngaji, doanya bisa lebih baik,” ujar camat Maesan.
Hal senada juga disampaikan oleh, H. Tohari, “bersholawat dapat mengurangi perbuatan-perbuatan yang mengarah kepada tindak kriminalitas. Khusus regional Bondowoso, tingkat kejahatan sangat tinggi, bahkan di antaranya melibatkan anak-anak dan pelajar.” ujarnya
Beliau juga menekankan agar anak tidak berhenti mengaji sampai lulus SD tapi sampai tua dengan harapan agar pondasi keimananya kuat dan tidak mudah terpengaruh dengan hal hal yang negatif.
“Pengaruh dunia global saat ini sudah tidak dapat dibendung, hingga waktu anak banyak dihabiskan untuk browsing gambar, foto bahkan video porno di internet yang dibuka bukan materi pelajaran, tapi gambar-gambar dan video porno,” jelasnya lebih lanjut Ketua Fraksi PKB ini.
Disamping itu, diharapkan orang tua untuk selalu mendampingi anak-anaknya agar tidak terjerumus dalam dunia yang menyesatkan. “Bersholawat dapat meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan bangsa serta merekatkan tali silaturohmi dan ukuwah islamiyah.” tandasnya penuh harap
Sebagai akhir dari acara tersebut, ditutup dengan do’a yang di pimpin KH. Abu Bakar, dari Suco Lor. Acara berlangsung khidmat.(Abas)















