Bondowoso, Radar-X.net – Rangkaian Festival Muharram 1447 Hijriyah di Kabupaten Bondowoso resmi ditutup dengan penuh khidmat melalui gelaran Bondowoso Bersholawat, Sabtu malam (12/7).
Ribuan masyarakat tumpah ruah di lokasi acara untuk bersatu dalam mujahadah cinta, bershalawat bersama sebagai wujud syukur, harapan, dan doa bersama demi keberkahan Kabupaten Bondowoso.
Acara yang digelar di akhir rangkaian festival ini bukan sekadar penutupan, namun menjadi momen spiritual yang menyentuh hati.
Wakil Bupati Bondowoso, As’ad Yahya Syafi’i, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh lapisan masyarakat, alim ulama, panitia, serta pelaku UMKM yang telah menyukseskan seluruh kegiatan.
“Festival ini adalah wujud kolaborasi antara nilai keagamaan dan penguatan ekonomi masyarakat. Dari laporan panitia, tercatat omset transaksi UMKM dan bazar mencapai lebih dari 3 miliar rupiah. Ini adalah angka yang mencerminkan semangat kebangkitan ekonomi berbasis spiritual,” ujar Wabup As’ad.
Festival Muharram tahun ini dibuka dengan Pawai Obor Muharram yang penuh semangat, dilanjutkan dengan bazar UMKM yang tersebar di seluruh kecamatan, dan ditutup dengan pembacaan sholawat bersama para ulama dan masyarakat dalam atmosfer yang begitu syahdu.
Wabup As’ad juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bondowoso akan terus berkomitmen untuk membangun Bondowoso secara holistik, baik secara fisik, spiritual, budaya, maupun ekonomi. Visi “Bondowoso BERKAH” (Berkualitas, Akseleratif, dan Holistik) menjadi fondasi dalam setiap program pembangunan daerah.
“Sholawat adalah bentuk cinta kita kepada Rasulullah. Di dalamnya ada doa, keteladanan, dan harapan. Semoga ini menjadi pintu pembuka rahmat dan keberkahan untuk kita semua,” tuturnya.
Dengan penuh haru dan semangat, Wakil Bupati secara resmi menutup seluruh rangkaian kegiatan Festival Muharram 1447 Hijriyah, seraya berharap momentum ini akan terus hidup di tengah masyarakat, membawa Bondowoso menuju masa depan yang lebih religius, sejahtera, dan penuh berkah.














