SAMPANG, RADAR-X.net – Memasuki pertengahan bulan enam setiap tahunnya, para petani tembakau sudah mulai menanam, dari membajak lahan, menanam bibit, mengairi hingga panen bahkan sampai mengirisnya.
Hal itu dilakukan dan dikerjakan oleh para petani tembakau di Sampang Madura, dengan tidak mudah, bahkan mereka sampai bermukim di sawah demi merawat dan menjaga keaslian warna dan bau tembakau agar mengahasilkan aroma yang diharapkan (istimewa).
Berdasarkan penelusuran awak media radar-x di lapangan, para petani tembakau belakangan ini sedang disibukkan dengan merawat dan menjaga tanamannya agar mendapatkan hasil yang memuaskan.
Jalil petani asal dusun Du’alas desa Gersempal Omben Sampang, saat ditemui di lokasi mengatakan, bahwa dirinya setiap tahun selalu menanam tembakau.
“Ya setiap tahun mas…! Setiap bulan enam petani disini semua menanam tembakau meskipun sulit dan berat dalam merawatnya, karena sawah disini cocok untuk menanam tembakau sebelum musim hujan.” Kata Jalil
“Karena biasanya kalau sudah masuk di bulan delapan, waktunya petani tembakau itu mulai panen, dan persiapan menghadapi persiapan musim padi.” Tambah Jalil.
Secara terpisah, Hanafi warga desa Plampa’an Camplong Sampang pemilik salah satu sumur bor air mengatakan, banyak petani di desanya sudah mulai menanam tembakau.
“Petani disini sudah biasa menanam tembakau mas, dan sudah biasa saya yang membantu penyaluran air untuk menyiram tembakaunya.” Ucap Hanafi.
“Saya berharap semoga saat panen nanti tidak ada permainan harga dari perusahaan dan pihak-pihak lainnya.” Harap Hanafi. (MK/TIM)














