Aceh Tenggara, Radar-x.net – Alokasi pupuk bersubsidi bagi petani di Kabupaten Aceh Tenggara mengalami peningkatan yang signifikan dibanding tahun 2022. Jatah pupuk urea sebanyak 12.124 ton dan NPK 8.400 ton.
“Dibanding tahun lalu, alokasi pupuk bersubsidi di tahun 2023 meningkat signifikan,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan dan Holtikultura Aceh Tenggara, Riskan, Kamis (09/02/2023).
Tahun 2022 lalu, alokasi pupuk urea bersubsidi di Kabupaten Aceh Tenggara di angka 8.285 ton, kini di tahun 2023 menjadi 12.124 ton atau meningkat sekitar 146 persen. Sementara, untuk NPK bersubsidi yang semula sekitar 2.755 ton, pada tahun 2023 ini menjadi 8.400 tom atau meningkat sekitar 300 persen.
Riskan juga menyebutkan, Pemerintah memiliki target dalam pendistribusian pupuk bersubsidi ini untuk petani-petani kecil yang memiliki lahan kurang dari 2 Hektar, karena target pemerintah adalah ketahanan pangan secara nasional.


Meningkatnya alokasi pupuk bersubsidi di Kabupaten Aceh Tenggara tahun 2023 ini tidak terlepas dari berbagai upaya, salah satunya updating simluhtan petani berbasis NIK.
“Dengan naiknya alokasi pupuk bersubsidi ini, pihak Pemerintah berharap produksi pangan dapat lebih meningkat demi tercapainya ketahanan pangan nasional dan angka kemiskinan di Kabupaten Aceh Tenggara dapat semakin rendah,” ujar Riskan. (RH)














