BeritaKriminal

Aksi Oknum Dokter Gadungan Berkeliaran Bikin Resah Warga Banyuwangi

135
×

Aksi Oknum Dokter Gadungan Berkeliaran Bikin Resah Warga Banyuwangi

Sebarkan artikel ini
Aksi Oknum Dokter Gadungan Berkeliaran Bikin Resah Warga Banyuwangi
NS rekan SP yang diduga meresahkan Warga Masyarakat Banyuwangi. (Foto:Dafid) 

BANYUWANGI, Radar-X.Net – Warga Masyarakat Kabupaten Banyuwangi, khususnya daerah selatan belakangan ini dibuat resah dan geram oleh tingkah laku seorang lelaki paruh baya bernama SP (47) yang mengaku berasal dari dusun Trembelang desa Cluring. 
SP, yang sering mengaku sebagai seorang dokter beristri empat itu diketahui sudah seringkali menipu warga dengan modus bertransaksi tanah sawah maupun rumah yang nilainya ratusan juta rupiah. 
Dalam menjalankan aksinya, ia selalu dibantu oleh rekannya yang bernama NS (58), warga desa Sumberberas, Kecamatan Muncar, yang juga merupakan pensiunan PNS.
Keduanya mempunyai peran masing-masing yakni NS berperan sebagai makelar tanah dan rumah, sedangkan SP sebagai pembeli. Setelah mendapatkan sasaran orang yang sedang menjual tanah atau rumahnya, mereka biasanya akan bertransaksi dan membelinya namun dengan waktu pembayaran yang mundur dengan alasan menunggu pencairan dana dari bank. 
Tapi anehnya setelah terjadi kesepakatan jual beli selalu tanpa ada uang tanda jadi dan SP akan menempati rumah yang sudah dibelinya itu selama menunggu masa pembayaran yang sudah ia janjikan. Dan saat waktu pembayaran itu tiba, maka SP akan pergi menghilang begitu saja untuk kemudian mencari korban baru. 
Seperti yang dialami salah satu korban yang berinisial ND warga desa Kradenan Kecamatan Purwoharjo, rumahnya yang dibeli SP dan disepakati dengan harga 650 juta Rupiah, tanpa uang tanda jadi itu juga telah ditempati pelaku selama sebulan, namun saat hari pembayaran tiba SP menghilang.
“Saya telah ditipu mentah-mentah oleh SP dan NS, rumah saya sudah sepakat dibeli dan sudah ditempati selama sebulan, sekarang SP pergi menghilang, bahkan listrik harus saya yang membayar”, ungkap ND saat ditemui wartawan dirumahnya. 
ND menjelaskan, “Besok saya akan melaporkan kejadian yang menimpa saya ke polsek mas, bahkan korban-korban yang lain juga siap melaporkan SP biar dia segera ditangkap sehingga tidak meresahkan lagi”, jelasnya dengan wajah geram. 
Dari sumber lain, diketahui pula jika ternyata SP dan NS diduga juga masuk dalam sindikat penipuan dalam transaksi tokek dan barang antik yang telah banyak memakan korban.(*) 
*Bersambung… 
(DafidFirmansyah/Tim) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page