![]() |
| Suasana Saat Aksi Damai (Foto:MK) |
ROKAN HULU – Puluhan personil Jajaran Polres Rohul dan TNI diturunkan dalam rangka mengamankan aksi damai Ratusan Masyarakat Desa Ulak Patian Kecamatan Kepenuhan yang menyampaikan beberpa uraian tuntutannya di PT. SJI Coy yang beralamat di Kecamatan tersebut. Senin, (9/1/2017).
Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto SIK.MH., melalui Kasat Sabhara AKP S. Sinaga mengatakan, pada aksi damai Masyarakat Desa Ulak Patian ini di PT SJI Coy kita Turunkan anggota dari berbagai satuan sebanyak 42 Personil.
Ia menambahkan, kita juga dibantu oleh Jajaran TNI sebanyak 14 personil termasuk Dari Intel Korem serta dari Koramil 14 Kepenuhan yang dipimpin oleh Danramil Kapten Inf. Syahril.
“Kita hanya sebatas melakukan pengamanan sesuai SOP, untuk mengawal aksi damai. Aksi yang sudah dilaksanakan, terlaksana aman dan Kondusif. Masyarakat sudah menyampaikan tuntutannya dan perusahaan sudah mendengar yang dilangsungkan dengan mediasi dari perwakilan aksi serta telah dilaksanakan MoU kedua belah pihak,” kata Kasat Sabhara Polres Rohul dikantor PKS PT. SJI Coy usai MoU bersama.
Ia berharap, kedua belah pihak, baik masyarakat yang menyampaikan tututannya dan manajemen PT SJI Coy untuk melakukan komunikasi secara musyawarah bersama dengan tidak merugikan kedua belah pihak.
“Musyawarah secara Bersama itu yang lebih baik,” Tegas Kasat Sabhara Polres Rohul.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, dari pantauan awak media RADAR-X pengunjuk Rasa dihadang oleh Satpam setempat yang diduga sengaja didatangkan di Palang utama PT. SJI tersebut.
Sementara dalam orasinya Masyarakat Ulak Patian yang disampaikan kordinator aksi damai Supardi dan Edi sambil menyampaikan beberapa point tuntutan mereka yakni, agar perusahaan memperjelas konpersi lahan sawit pola KKPA yang luasnya 375 Ha kepada masyarakat susuai dengan MoU sebelumnya.
Kedua, Masalah limbah Pabrik Kelapa Sawit PT SJI Coy yang sudah sampai di wilayah Desa mereka hingga depan halaman salah satu Sekolah yang ada didesa mereka juga tercemari.
Ketiga, terkait tenaga kerja di PT SJI Coy sesuai MoU sebelumnya 60-40 %, serta ke Empat, masalah tanggul yang dibuat perusahaan tersebut yang sangat mengganggu aktifitas kami di masyarakat.
“Untuk hal ini, kami minta Pemerintah Rokan Hulu yang saat ini Plt Bupati H Sukiman khususnya Dinas terkait untuk melihat Nasib kami masyarakat Desa Ulak Patian atas kitidak adilan PT SJI Coy yang sudah lama beroperasi diwilayah Desa kami, cantohnya security yang warga Desa Ulak Patian, Perusahaan memberhentikan mereka secara tidak hormat dan mereka diganti bukan orang tepatan atau yang didatangkan dari Luar daerah Rohul dan Riau seperti dari Flores,” orasi kordinator yang diserukan oleh ratusan yang Aksi damai itu.
Terlihat pada aksi itu, ada beberapa staf perusahaan tersebut yakni, Manager PKS P. Sirait, Romi Ferial Lubis Askep, Aguslan Asisten KKPA, Tampak Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto SIK MH, Kasat Sabhara AKP S. Sinaga, Kapolsek Kepenuhan AKP Fatman Kanit Intelkam, Kbo Satlantas, Kanit Binmas dan Lainnya. (FW/Lis)












