![]() ![]() |
| lokasi parit alur yang di buat menuju sungai soraya kampong lama satu-satunya sisa yang di tinggal perusahaan PT Nafasindo/ubertraco, untuk masyarakat |
ACEH, Singkil – Pembangunan Anggaran Dana Desa(ADD) di tahun 2016, yang digunakan oleh kepala desa untuk pencucian parit agar masyarakat leluasa beraktivitas untuk pengangkutan hasil produksi, semua ini sesuai dengan hasil musyawarah.
Menurut warga kampong Muara pea, pak Munir, menuturkan pada awak media, “ini tanggal bener apa hari yang lalu, semenjak adanya anggaran dana desa kami sangat merasa terbantu terutama program dana desa 2016 ini ,yang sangat berproiritas dan bermanfaat bagi umum,” jelas munir.
Sementara, Kepala Desa Samo, saat di konfirmasi media radar-x, juga mengharapkan jalinan kerja sama yang baik dengan masyarakat, agar kampong Desa Muara Pea ini dapat terbantu dalam hal Kesejahteraan terutama tentang ekonomi masyarakat menuju kesejahteraan untuk mengurangi angka kemiskinan di desa kami.
“Semua ini berdasrkan hasil musyawarah desa mastarakat sangat mendukung anggaran dana desa di poskan untuk pencucian parit untuk memperlancar transportasi angkutan sungai menuju kampong lama, dan disini kampong muara pea masih baru beberapa tahun ini, adalah pemindahan dari pingigir sungai kampong lama di sini cuma tempat rumah untuk numpang tidur saja. Jikalau tentang mata usaha masyarakat sehari hari mayoritasnya masyarakat Muara Pea yaitu, nelayan dan tani berkebun.” terangnya
“Sesuai dengan hasil musyawarah dengan masyarakat, yang di utamakan untuk anggaran 2016 adalah fasilitas sungai pencucian parit dan paud untuk pendidikan masa dini,” tambah Samo.
Menurut amatan media radar-x.net, memang benar Anggaran Dana Desa(ADD) kampong muara pea sangat berprioritas bagi masyarakat kampong warga muara pea di musim kemarau, seperti ini para warga mudah melintasi lewat perahu robin untuk beraktivitas mengangkut hasil tani kebun mereka.(Tra)















